Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Mahasiswa Komunikasi

Bila ingin memuat artikel untuk kebutuhan Fair Use, bisa menghubungi saya melalui Email di: kecengsc@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Kim Jong Kook, Deddy Corbuzier, dan Isu Maskulinitas Terkait Workout

15 September 2020   08:24 Diperbarui: 15 September 2020   08:24 683 11 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kim Jong Kook, Deddy Corbuzier, dan Isu Maskulinitas Terkait Workout
kolase pribadi dari brilio.net dan soompi.com

Salah satu pesohor Korea Selatan, Kim Jong Kook, baru-baru ini memberikan pernyataan menohok terkait pandangan terhadap dirinya yang gemar membentuk tubuh alias workout.

Kim Jong Kook yang terkenal lewat beberapa variety show dan lagu miliknya, membalas pernyataan rekan kerjanya di Running Man yakni Jeon So Min. So Min berkata bahwa wanita tidak menyukai pria yang atletis dan mengatakan mereka terlalu bagus.

Pada suatu kesempatan di perbincangan santai dalam makan siang saat membintangi My Little Old Boy episode 206, Jong Kook memberi pernyataan tegas "Saya melakukan workout karena saya ingin, bukan untuk menarik minat wanita!".

Pernyataan Kim Jong Kook ini pun seolah mengangkat kembali isu maskulinitas yang sering terjadi kepada kebanyakan pria. Para remaja cenderung berpikir bahwa lelaki harus workout agar badannya terlihat bagus dan dapat menarik minat wanita, karena wanita suka tubuh pria yang atletis.

Hal ini pun menimbulkan paradigma di masyarakat yang tentu menyimpang dari tujuan utama pria melakukan workout. Seharusnya, tujuan workout adalah untuk kesehatan dan hobi. Namun di masa kini, tak jarang pria yang tak hobi workout, malah memaksakan datang ke gym demi tubuh impiannya.

Terkait hal ini, spesialis gizi Dr. Laila Hayati menuturkan bahwasanya pria direkomendasikan untuk mulai nge-gym pada saat sudah berusia 18 tahun keatas. Namun, fakta di lapangan berkata lain. Banyak anak kelas 6 SD atau SMP yang sudah mencicipi beratnya barbel besi di gym tempat mereka workout.

Banyak hal buruk yang malah akan terjadi saat seorang remaja melakukan workout sebelum memasuki umur 18 tahun. Salah satu efek samping yang jarang diketahui adalah melambatnya atau berhentinya proses pertumbuhan tinggi seseorang, karena terbiasa menahan beban yang berat.

Jadi, alih-alih bertambah ganteng dengan tubuh yang atletis, banyak remaja berakhir dengan tubuh kekar namun pendek. Tentu kita tahu, sudah menjadi rahasia umum bahwa tinggi badan seorang pria adalah salah satu pertimbangan wanita dalam memilih pria.

"Bila wanita yang saya sukai berkata ia mencintai saya namun tidak menyukai otot saya dan malah menyuruh membuangnya, maka dia tidak pernah menyukai saya sejak awal" kata Kim Jong Kook menutup perbincangan mengenai topik maskulinitas tersebut.

Nah, kalau teman-teman yang masih berumur di bawah 18 tahun, lebih baik tahan ya keinginan workoutnya. Cobalah olahraga lain seperti basket, volly, atau renang, olahraga yang notabene menambah tinggi badan. Maka dari itu, saat teman-teman memulai workout pada usia 18 tahun, kita tidak perlu lagi takut kalau tidak bisa tumbuh keatas karena memang tinggi kita sudah proporsional.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x