Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... -

Rookie Learn to Fly~

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Pilihan

Jangan Sampai Uang Rp75.000 Jadi Pemicu Naiknya Angka Covid-19

17 Agustus 2020   07:00 Diperbarui: 18 Agustus 2020   07:58 27 5 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Jangan Sampai Uang Rp75.000 Jadi Pemicu Naiknya Angka Covid-19
2 sampel uang pecahan baru Rp.75.000/jabarnews.com

Sudah menjadi tradisi bagi Bank Indonesia untuk mengeluarkan Uang Rupiah Khusus setiap 25 tahun sekali dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Di ulang tahun Indonesia yang ke-75 ini pun BI melalui Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari mengonfirmasi bahwa akan ada Uang Rupiah Khusus yaitu uang pecahan Rp.75.000.

Design dari uang pecahan Rp.75.000 itu pun dirumorkan akan seperti 2 gambar diatas, antara kuning atau merah. Namun, fokus saya nampaknya bukanlah masalah design uang tersebut, melainkan bagaimana uang tersebut akan terdistribusi di masa pandemi ini.

Meskipun sudah ditekankan bahwa peluncuran uang ini akan dilangsungkan secara virtual, namun tetap proses penukaran pecahan mata uang baru ini akan terjadi di Bank.

Sepengetahuan saya, banyak masyarakat Indonesia yang antusias mendapatkan uang baru. Motifnya macam-macam mulai dari ingin pamer, ingin posting di sosmed, ataupun sekedar ingin koleksi. Memang, untuk mendapatkan uang pecahan baru tersebut haruslah melakukan pendaftaran terlebih dahulu di aplikasi yang sudah dicantumkan oleh Bank Indonesia. Namun, hal tersebut tidak menjamin tidak adanya kerumunan kan?

Yang saya takutkan tentu adanya kerumunan masyarakat yang antusias tersebut di antrian Bank. Ya, walaupun sudah memakai masker dan hand-sanitizer, tidak ada jaminan kita terproteksi 100% dari virus Covid19. Apalagi kalau antriannya sampai membludak dan berhimpitan satu sama lain, situasinya bisa jadi parah.

Namun, saya percaya dan berharap bahwa Bank dapat melaksanakan protokol kesehatan secara benar dan jangan terlena karena pendaftaran online yang sudah diberlakukan oleh Bank Indonesia tersebut. Kemungkinan terkena serangan virus Covid19 selalu ada, selalu waspada dan jaga kesehatan. Jangan karena selembar uang, kita malah menambah beban pemerintah dengan menjadi pasien Covid19.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x