Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Email: kecengsc@gmail.com

Mahasiswa Komunikasi

Selanjutnya

Tutup

Finansial Pilihan

Keluarga: Utang Kita 20 M Nak Sama Bank

7 Agustus 2020   07:02 Diperbarui: 7 Agustus 2020   07:06 79 5 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Keluarga: Utang Kita 20 M Nak Sama Bank
(Hellosehat.com)

Alangkah terkejutnya saya setelah mengetahui ada hutang senilai 20M yang masih harus dicicil kepada Bank.

Bagaimana tidak, selama ini keluarga saya hidup dalam kondisi sangat bisa dibilang sangat berkecukupan. Jelas saja saya kaget bukan kepalang ketika dalam suatu rapat keluarga, paman saya bilang bahwa keluarga kita masih berhutang kepada Bank senilai 20M. Saya terdiam cukup lama, sampai mama saya bertanya apa saya sudah makan atau belum. "Sudah mi", jawab saya lesu.

Berhari hari saya berpikir bagaimana caranya membantu usaha mama saya agar bisa membayar hutang yang sebanyak pasir di pantai itu. Saya coba membuat story tentang usaha keluarga yang ada di Palembang, namun sepertinya belum ada hasil yang signifikan. 

Memang jualan kami selalu laku, namun setelah tahu ternyata kami juga berhutang sangat banyak, timbulah keinginan saya untuk berusaha lebih giat membantu ekonomi keluarga.

Usaha saya posting story, promosi lewat DM, dan membuat review yang bagus di Google pun saya rasa masih kurang. Saya yang gundah setiap harinya, akhirnya memberanikan diri untuk bertanya "Mi, apa kita punya cukup uang untuk mencicil hutang kita yang 20M itu?".

Alangkah terkejutnya saya ketika mendengarkan penjelasan mama saya mengenai hutang tersebut. Ternyata uang 20M tersebut dipinjam untuk membeli beberapa ruko yang dijadikan tempat usaha seperti Gym, Toko, dan Hotel kecil kecilan yang semuanya ada di Palembang. 

Lalu saya bertanya lagi "Lantas, kenapa tidak segera dilunasi hutangnya?".

"Kan uangnya mau diputar dulu nak buat usaha, nanti kalau amit amit udah gabisa bayar, baru deh rukonya dijual buat nutup hutangnya" jawab mamaku.

Ibuku lantas menjelaskan pentingnya investasi sedari dini. "Ruko yang dulunya mama beli hanya ratusan juta, kini bisa dijual sampai 2 atau 3 miliar. Sudah naik hampir 4 atau 5 kali lipat harganya" jelas mamaku. Wajar saja harganya bisa melonjak drastis, ruko ruko tersebut telah berusia puluhan tahun sejak dibeli oleh mamaku.

Akhirnya, walaupun hutang kami masih segunung, setidaknya saya bisa tidur dengan nyenyak karena tahu aset keluarga saya ternyata enggak semuanya dalam bentuk uang cash. Dengan kerja keras semua anggota keluarga, saya yakin kok hutang kami pasti bisa dilunasi.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x