Mohon tunggu...
Stefani Ditamei
Stefani Ditamei Mohon Tunggu... K-drama Enthusiast

Mahasiswa semester akhir program studi Ilmu Politik di Universitas Jenderal Soedirman.

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Selain Sate Ayam, Berikut 5 Kuliner Sate yang Bisa Dicoba

14 Juni 2021   23:42 Diperbarui: 14 Juni 2021   23:44 105 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Selain Sate Ayam, Berikut 5 Kuliner Sate yang Bisa Dicoba
Selain Sate Ayam, Berikut 5 Kuliner Sate yang Bisa Dicoba (Kompas.com/Runik Sri Astuti)

Pada umumnya, kuliner sate menggunakan bahan dasar daging ayam dan kambing. Namun, melalui artikel ini saya akan mengulas 5 kuliner sate yang bisa dicoba jika Anda bosan menyantap sate ayam dan kambing.

Sate adalah salah satu kuliner nusantara yang digemari oleh sebagian besar masyasrakat Indonesia. Kuliner sate biasanya identik dengan lumuran saos kacang yang  kental dan manis. Sate ditusuk dan dibakar di atas perapian yang menggunakan arang sebagai tempat membakar tradisional. 

Masing-masing sate bahkan memiliki cita rasa yang berbeda terhadap bumbu. Jika Anda mulai bosan dengan kuliner sate yang menggunakan ayam dan kambing, berikut 5 kuliner sate yang bisa Anda coba.

Baca juga: Perbedaan Kuliner Sate Kere, Sate Koyor, dan Sate Jando

Sate Kelinci

Sate kelinci adalah kuliner sate yang terkenal ramai dihidangkan di daerah pariwisata Tawangmangu. Beberapa kali saya pernah menikmati sate kelinci dan terpukau dengan cita rasa dagingnya yang lembut, saos kacang yang kental, hingga ada potongan bawang merah dan taburan bawang goreng.

Sate kelinci yang tidak kalah nikmat dari sate ayam (Tribun Jateng/Maulana Ramadhan)
Sate kelinci yang tidak kalah nikmat dari sate ayam (Tribun Jateng/Maulana Ramadhan)
Selain itu, sate kelinci juga dihidangkan dengan potongan lalapan berupa tomat segar dan sambal yang pedas. Harga perporsi sate kelinci beragam, dimulai dari Rp. 20 ribu saja. 

Baca juga: Mengenal Dadih, Yogurt Tradisional Asal Minang

Sate Kalong

Kuliner sate yang satu ini berasal dari Cirebon, menggunakan bahan dasar daging kerbau dengan dua varian rasa yaitu manis dan asin. Sate tersebut dinamakan sate kalong sebab memiliki sejarah pada awal tahun 1900-an, penjual sate muncul pada malam hari dan menggunakan daging kerbau karena pada saat itu masih banyak yang memeluk agama Hindu.

Sate kalong yang dihidangkan tipis-tipis dengan saos kacang yang nikmat (Kompasiana/Dok. Pribadi Bens)
Sate kalong yang dihidangkan tipis-tipis dengan saos kacang yang nikmat (Kompasiana/Dok. Pribadi Bens)
Sate kalong masih banyak ditemukan di Cirebon dengan harga perporsi kira-kira Rp. 20 ribu. 

Baca juga: Resep Nasi Ayam Briyani Asli Kuliner India

Sate Bekicot

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN