Mohon tunggu...
Stefani Ditamei
Stefani Ditamei Mohon Tunggu... K-drama Enthusiast

Mahasiswa semester akhir program studi Ilmu Politik di Universitas Jenderal Soedirman.

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Menciptakan Pagi yang Lebih Produktif: Bersepeda dengan Sepeda Lipat

9 April 2021   01:20 Diperbarui: 9 April 2021   01:50 63 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menciptakan Pagi yang Lebih Produktif: Bersepeda dengan Sepeda Lipat
Bersepeda membuat pagi menjadi lebih produktif (Pexels/Yohanes Sinaga)

Sejak pandemi, larangan berkerumun menyebabkan beberapa fasilitas umum untuk olahraga menjadi sepi dan jarang pengunjung. Alasannya, menghindari risiko bertemu dengan orang banyak dan menjalani salah satu protokol kesehatan yang gencar diserukan pemerintah satu tahun ini. Hal tersebut nyatanya tidak mengurangi minat masyarakat untuk mencari cara: bagaimana olahraga tanpa harus berkerumun?  

Saya amati masyarakat tidak mau kehilangan kesempatan untuk hidup bugar, termasuk memilih olahraga bersepeda sebagai alternatif baru. Pun sejak lama teman saya sering mengajak bersepeda, saya masih menolak karena belum punya amunisi yang tepat untuk bersepeda. Padahal, pakai sepeda mana saja itu bukan masalah. Meski akhir-akhir ini teman saya merekomendasikan untuk menggunakan sepeda lipat

Sepeda Lipat Dinilai Efektif Digunakan di Kota-kota Besar

Penggunaan sepeda lipat dinilai lebih efektif, apalagi jika digunakan di kota-kota besar. Misalnya, jika ingin bersepeda di area yang lebih aman (pinggiran kota), kondisi tersebut menuntut kita untuk menggunakan transportasi umum terlebih dahulu. Nah, membawa sepeda lipat akan membantu kita lebih ringkas tanpa khawatir kesulitan saat membawanya. Kalau bukan sepeda lipat, bayangkan betapa repotnya menggotong sepeda ke sana-kemari. 

Baca juga: Sepeda Lipat adalah Masa Depan oleh Anto Purwanto

Nah, sambil milih-milih mau beli sepeda lipat yang mana (dengan catatan tetap nabung dan review spesifikasi sepeda di YouTube), saya ingin mengulas alasan kenapa bersepeda itu asik dan nagih! Alasan tersebut berdasarkan pengamatan saya secara pribadi, termasuk opini yang sudah saya sampaikan sebelumnya: bersepeda adalah olahraga aman tanpa takut berkerumun dengan orang banyak. Kok bisa?

Bersepeda adalah Olahraga yang Bisa dilakukan Sambil 'Menyendiri'

Saat bersepeda, kecil kemungkinan untuk  bertemu dengan orang banyak. Misalnya, berolahraga di fasilitas umum seperti lapangan GOR yang biasanya ramai dan nyaris disebut sebagai berkerumun. Kalau masyarakat tidak patuh atau lengah dengan protokol kesehatan, maka bisa menimbulkan risiko yang tidak diinginkan di tengah-tengah pandemi. 

Bandingkan dengan saat bersepeda, mengapa saya sebut bersepeda adalah olahraga yang dilakukan sambil 'menyendiri'? Karena kita bisa memilih jalur mana yang ingin ditempuh: persawahan, pinggiran kota, atau di jalan yang kiri-kanannya asri. Tanpa khawatir bertemu dengan orang banyak, karena kita bisa menghindarinya. 

Bersepeda Paling Mantap Dilakukan Saat Pagi Hari

Menurut Harvard Health, bersepeda di pagi hari adalah pilihan yang tepat bagi kita yang ingin menurunkan berat badan. Mengayuh pedal juga sama manfaatnya saat kita melakukan olahraga aerobik. 

Bersepeda juga terkenal manfaatnya untuk membentuk otot kaki dan membantu kita lebih stabil saat menjalankan aktivitas. Selain itu, bonus yang bisa kita dapatkan saat bersepeda di pagi hari: kicauan burung, udara segar, jalanan yang masih belum ramai transportasi, dan sinar matahari yang masih hangat. Duh, jadi enggak sabar kepingin segera bersepeda.

Cari Sepeda Lipat dengan Fitur dan Spesifikasi yang Sesuai Kebutuhan

Sepeda masa kini tidak sekadar untuk dikayuh dan dikendarai saja. Sebelum membeli, kita diarahkan untuk mempelajari spesifikasi dan fitur yang dibutuhkan. 

Misalnya, berat sepeda lipat biasanya di antara 10-15 kg, bisa disesuaikan dengan kebutuhan: ingin dibawa atau diletakkan di mobil? Biasanya semakin ringan beratnya, semakin kukuh rangkaiannya. Selain itu, kita juga bisa memilih sepeda yang memiliki fitur shifter: mengatur cepat lambatnya kayuhan sesuai dengan gigi sepedanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN