Mohon tunggu...
Johanes Krisnomo
Johanes Krisnomo Mohon Tunggu... Karyawan Swasta

Penulis, fotografer, pemerhati lingkungan hidup, teknologi pangan, kesehatan, kimia pangan. Alumnus Kimia ITB dan praktisi di Industri Pangan. https://www.kompasiana.com/stalgijk

Selanjutnya

Tutup

Kuliner Pilihan

Sambal Bukan Sekadar Pelengkap

28 April 2019   19:47 Diperbarui: 28 April 2019   19:53 0 44 26 Mohon Tunggu...
Sambal Bukan Sekadar Pelengkap
Hidangan Aneka Spesial Sambal. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo, 25/04/19.

Bagi penyuka sambal, makanan apa pun berasa hambar, bila makan tak ditemani sambal. Lucunya, sudah tahu akibat, pedasnya masih di-rindu, meski bibir dan lidah tak lagi serasi.

Memanfaatkan kecanduan sambal, jemput bola telah dilakukan produsen, dengan kemasan praktis yang bisa dibawa kemana saja dan kapan pun. Semisal botol atau kemasan saset ukuran mini.

Aneka rasa, dan variasi jenis sambal dari berbagai daerah di Indonesia telah tersedia, sambal Lampung, sambal terasi, sambal uleg, sambal kecap pedas dan lain sebagainya.

Kabar baik bagi penyuka sambal, bahwa ternyata sambal bermanfaat bagi kesehatan.

Kandungan vitamin C nya dapat meningkatkan proses metabolisme tubuh, selain sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas berbahaya, dan menjaga kesehatan kulit, gigi, dan tulang. Sedangkan Vitamin A nya mempunyai sifat anti radang dan anti penuaan.

Kandungan ajaib cabe, Capsaicin, antioksidan yang merupakan komponen utama sambal, berdasarkan penelitian para ahli, selain mampu memberikan  sensasi panas dan pedas, juga berfungsi sebagai anti kanker, menurunkan berat badan, menghilangkan rasa sakit, melancarkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah.

Patut diacungi jempol, ketika orang-orang kreatif mampu memanfaatkan peluang minat para penyuka sambal. Tak lagi bicara tentang tingkat kepedasan, seperti menu-menu sambal atau makanan pedas yang telah dikenal sebelumnya.

Ditemukan di sebuah rumah makan, di Kota Yogyakarta, Minggu (28/04/19), sensasinya mampu memanjakan para penyuka sambal. Totalnya 32 variasi sambal, diantaranya Sambal Bawang, Sambal Udang Pedas, Sambel Wader, Sambal Pete, Sambal Mangga Muda. Sambal tersebut siap menemani menu ikan gurame bakar, ayam bakar dan goreng, sayur tumis, tempe goreng dan lain-lain.

Ilustrasi : Sambal Udang Pedas. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Ilustrasi : Sambal Udang Pedas. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Ilustrasi : Sambal Bawang. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Ilustrasi : Sambal Bawang. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Ilustrasi : Sambal Mangga Muda. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Ilustrasi : Sambal Mangga Muda. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Ilustrasi : Sambal Pete. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Ilustrasi : Sambal Pete. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Ilustrasi : Sambal Wader. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Ilustrasi : Sambal Wader. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Pengunjung Warung, menikmati Menu Spesial Sambal. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Pengunjung Warung, menikmati Menu Spesial Sambal. Foto Dok Pribadi J.Krisnomo (28/4/19).
Hebatnya sambal, dalam jumlah terbatas, karena overdosis dapat menyebabkan sakit lambung dan diare, haruslah tetap diwaspadai.

Gairah Sambal Nusantara, merupakan tantangan yang harus disikapi sebagai peluang, mengingat tiap daerah di nusantara pastinya punya ciri khas sambal yang berpotensi menjual.

Singkatnya pengalaman menikmati aneka sambal di warung spesial, telah membuka sudut pandang sempit, bahwa sambal hanya sekadar pelengkap hidangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2