Mohon tunggu...
Sri Yamini
Sri Yamini Mohon Tunggu... Guru - Guru SD

Suka menulis

Selanjutnya

Tutup

Diary

Ketika Harus Memilih Susu ASI atau Sufor

6 Oktober 2022   17:18 Diperbarui: 6 Oktober 2022   17:46 243 24 18
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

Penulis mau berbagi cerita tentang " Memberi susu ASI atau Sufor ". Sekitar 23  tahun yang lalu anak-anakku yang ke 1 lahir. Lalu lahir anak ke 2,ke 3 dan ke 4. Penulis suka membiasakan memberi susu ASI kalau waktu berada di rumah.

Setelah penulis sedang bekerja anak-anakku. Disiapkan susu formula dan makanan siap saji dari dus. Paling susu formula dalam 1 bulan kurang lebih  habis 2 kg ( 4 dus yg berisi 400 gram ). 

Jadi anak-anakku sudah terbiasa diberi susu ASI . Kalau diriku ada di rumah ,sedangkan kalau lagi bekerja diberi susu formula. Begitu juga makan cemilan. 

Alhamdulillah ...anak-anakku sehat dan kuat. Sekarang mereka sudah besar- besar .Yang anakku ke 2 sudah mau selesai kuliah dan anakku yang ke 4 sudah sekolah di SMK kelas 1.

Karena anak ke 1 sudah meninggal dunia saat usia 7 bulan. Karena pecah ketuban yang berwarna hijau. Sedangkan anakku yang ke 3 keguguran usia 7 bulan .

Karena naik becak ada polisi tidur ( kageunjleuh dari becak ).Keluar bercak darah merah sedikit-sedikit. Sejak kejadian tersebut anakku dalam kandungan tidak berkembang. Mungkin sudah suratan takdir . Anak-anakku diambi lagi oleh Allah . 

Sedih juga kalau teringat nasib kedua anak-anakku.Ya...masih bersyukur Allah memberi dua anak laki . Satu jodo anak perempuan dan anak laki-laki. 

Semoga bermanfaat tulisanku khususnya,  bagi pengunjung blog Kompasiana yang semakin keren ...

#Tantangan Menulis Setiap Hari Ke 50 

#Sahabat Literasi 

#Semangat untuk berliterasi 


Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan