Mohon tunggu...
Sri Wangadi
Sri Wangadi Mohon Tunggu... Penulis - 📎 Bismillah

📩 swangadi27@gmail.com 🔁 KDI - BTJ

Selanjutnya

Tutup

Raket Pilihan

Nasionalisme atau Profesionalisme, Akankah Hendrawan Kembali untuk Indonesia?

15 Oktober 2021   20:53 Diperbarui: 15 Oktober 2021   21:05 21648
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Piala Thomas dan Uber 2020 yang tengah berlangsung saat ini banyak menyita perhatian publik, terlebih bagi penggemar dunia bulu tangkis. Malam ini, Anthony Sinisuka Ginting berhasil mengalahkan Malaysia di perempat final Thomas Cup 2021. Ginting menang dua gim melawan Lee Zii Jia dalam dua gim langsung 21-15, 21-17.

Bagi pecinta bulu tangkis, tentunya sudah tidak asing dengan sosok Hendrawan, seorang atlet bulu tangkis nasional yang pernah menyumbangkan medali perak Olimpiade Sydney 2000 dan Juara Dunia 2001.

Pada tahun 2003, pria kelahiran Malang, 27 Juni 1972 ini memilih untuk berhenti sebagai atlet bulu tangkis dan saat ini tengah menjadi pelatih tunggal putra di Pelatnas Malaysia.

Sebelum berangkat ke negeri Jiran Malaysia, Hendrawan sempat menjadi salah satu pelatih di pelatnas bulu tangkis PBSI dan berhasil membawa Maria Kristin Yulianti meraih medali perunggu di Olimpiade Beijing 2008.

Di Malaysia, Hendrawan diajak untuk melatih sektor tunggal putra. Lewat tangan dinginnya, ia berhasil menemukan bakat yang luar biasa dalam diri Lee Chong Wei. Chong Wei mampu memperoleh puluhan gelar dan ratusan kemenangan di sepanjang karirnya. Saat ini Hendrawan menangani Lee Zii Jia untuk meneruskan kesuksesan tunggal putra Malaysia.

Kesuksesan Lee Zii Jia menyabet juara tunggal putra All England 2021, membuat nama Hendrawan kembali mencuat. Lee Zii Jia kini menjadi salah satu ikon bulu tangkis Malaysia. Selain juara All England 2001, ia juga berhasil mengalahkan juara dunia Kento Momota dan Viktor Axelsen.

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting pernah ditundukkan oleh wakil Malaysia Lee Zii Jia tersebut dalam dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 16-21. Pada pertemuan piala sudirman 2021, Indonesia ditaklukkan 2-3 oleh Malaysia. Namun, Ginting kembali membalas dendam atas Malaysia 1-0 pada perempat final Thomas Cup 2021, Jumat (15/10/2021) malam ini.

Fakta menarik dari keberhasilan Lee Zii Jia dalam gelar All England 2021 adalah sosok Hendrawan yang merupakan pelatih utama tunggal putra Malaysia. Anak didik Hendrawan, Lee Zii Jia berhasil berada dipuncak podium pada momen tersebut.

Namun, dibalik kebanggan Hendrawan sebagai pelatih atas kesuksesan anak didiknya, ada saja suara-suara yang kurang enak didengar oleh telinga Hendrawan perihal pilihannya yang dianggap tidak nasionalisme. 

Pilihan Hendrawan memilih negeri Jiran sebagai negara asuhannya untuk menjadi pelatih mendapat tanggapan yang beragam. Tidak sedikit yang menganggap dirinya tidak nasionalis karena lebih memilih melatih Malaysia dibandingkan Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun