Mohon tunggu...
Sri Wahyuni
Sri Wahyuni Mohon Tunggu... Wiraswasta - #UniGuci

Sri Wahyuni dikenal sebagai #UniGuci asal Sumbar berdomisili di Depok Jabar "Tugas kita bukanlah untuk berhasil, tugas kita adalah mencoba karena dalam mencoba itulah kita menemukan kesempatan untuk berhasil" (Buya Hamka).

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Bahagia Selama PPKM? Bisa Pastinya

9 Agustus 2021   12:08 Diperbarui: 9 Agustus 2021   13:58 70 7 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bahagia Selama PPKM? Bisa Pastinya
Pixabay.com

Sudah hampir dua tahun lebih pandemi COVID-19 melanda seluruh negara di dunia tidak terkecuali negara kita Indonesia, semua pihak mengalami krisis baik di bidang ekonomi, pendidikan, sosial dan lainnya. Hal ini memicu masyarakat untuk berusaha bertahan dan bangkit dengan berbagai macam cara. 

Pemerintah sudah berupaya mengatasi pandemi ini dengan pemberikan vaksin, dan Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masayarakat (PPKM) serta Pembatasan Aktivitas Perkantoran.

Berbagai informasi sudah kita dengar dari berbagai media, apakah bersifat fakta ataupun hoax yang sangat mempengaruhi kesehatan psikis. Tingginya angka kematian, padatnya rumah sakit, langkanya tabung oksigen untuk kebutuhan Rumah Sakit dan masyarakat yang membutuhkan seperti yang isoman, serta habisnya stok vitamin di berbagai gerai took dan swalayan. 

Kita harus bijak dalam menghadapi kondisi pandemi covid-19 saat ini, tetap jaga kesehatan diri sendiri, keluarga serta lingkungan baik secara fisik maupun psikis.

Bahagia selama menjalani pandemi? Tentunya bisa!

Berikut beberapa tips cara bahagia di masa pandemi.

1. Mendekatkan Diri kepada Allah (Tuhan) Semesta Alam 

Cara ini paling utama, dengan memperkuat ibadah, memperbanyak amal dan berbaik sangka karena semua kejadian sudah di takdirkan dan menyimpan segala hikah. 

Saatnya kita kembali kepada Allah, berdoa meminta agar pandemi segera berlalu, yang sakit segera sehat kembali serta kita bisa berkegiatan seperti biasanya. Jiwa akan merasa tenang, damai serta tentram ketika selalu dekat dengan Sang Maha Pencipta. Memaknai apa yang sudah terjadi, sehingga kita tidak melakukan kesalahan yang sama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kesehatan Selengkapnya
Lihat Kesehatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan