Mohon tunggu...
Sri Sugiastuti
Sri Sugiastuti Mohon Tunggu... Guru - Guru

Seorang Pegiat Literasi Nusantara Pendiri PMA Literasi Istikamah, bersinergi dengan PGRI dan Guru di seluruh Nusantara yang memiliki passion Menulis dan pemerhati pendidikan di Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Merdeka Belajar

5 September 2022   05:29 Diperbarui: 5 September 2022   06:29 210 26 17
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

MERDEKA BELAJAR

Oleh: Sri Sugiastuti

Webinar digelar secara gratis
Perlu dicari ilmu mengajar praktis
Mengajar bukan semata untuk bisnis.

Mengapa guru jadi pusing tujuh keliling
Siswa tak respon dengan alasan  genting
Apa lagi mengajar siswa secara daring
Merasa lelah lalu belajar sambil berbaring.

Merdeka belajar dianggap lemah
Membuat orang tua berkeluh kesah
Belajar daring terkendala jaringan susah
Karena tak sabar membuat marah
Khawatir semua akan bertambah parah.

Dua tahun berlajar di rumah
Berkeliaran  di luar tanpa arah
Berada di rumah merasa gerah
Hal ini membuat orang tua gelisah
Harus bisa meredam agar tak resah
Sangat jelas ini bukan cara yang mudah.

Rindu sekolah dan rindu mengajar
Tidak boleh tatap muka takut tertular
Antri untuk dapatkan vaksin mengular
Kapan kah urusan pandemi ini akan kelar
Berharap pandemi tidak lagi mengakar

Merdeka belajar sudah diupayakan
Yakinlah akan datang satu keajaiban
Semua sudah menyadari ini satu ujian
Mampukan guru dan siswa  tetap bisa bertahan

Tuhan saatnya kami meminta dan bersimpuh
Sudah ribuan langkah yang kami tempuh
Tuhan pasti akan mendengar semua keluh

Surakarta Hadiningrat, 06 Agustus.2021

Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan