Mohon tunggu...
Sri Rohmatiah Djalil
Sri Rohmatiah Djalil Mohon Tunggu... Wiraswasta - Ibu rumah tangga, Pengusaha, Penulis

Penulis buku Kalau Berbeda Lalu Kenapa, Isyarat Cinta Sarat Makna IG. GaleriRidho_Sri Email : srirohmatiah@gmail.com Galeri lukis : Galeri Ridho

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Hubungan Anak dan Orangtua Beracun? Perhatikan 3 Hal Berikut!

1 November 2021   12:47 Diperbarui: 1 November 2021   13:15 172 20 7
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi orang tua marah, foto via hai.grid.id

Tadi malam saya kedatangan tamu, dia sudah sepuh, mungkin usianya sebaya dengan Bapak saya, sekitar 78 tahun.

Setelah ngobrol ngaler-ngidul, dia cerita, kalau hubungan dengan anak-anaknya tidak baik. Dia merasa diabaikan oleh anaknya, tidak bertegur sapa, padahal satu rumah.

"Aku neng umah dienengne karo cah-cah, ra enek sing nganggap aku."

Ini bukan cerita pertama yang saya dengar. Sebelumnya saya sering mendengar desas desus, kalau hubungan Pak Fulan dengan anak-anaknya tidak baik. Si Budi memilih ngekos karena berantem dengan ayahnya.

Hubungan tidak baik antar keluarga sering terjadi, sangat wajar. Semakin kita dekat dengan seseorang akan semakin besar peluang untuk berkonflik.

Ada beberapa catatan yang saya garis bawahi dari cerita tadi malam. Kenapa seorang ayah sampai diacuhkan oleh anak-anaknya.

Pola asuh sejak kecil

Anak-anak biasanya akan lebih dekat dengan ibunya, karena ada perbedaan pola asuh yang diberikan ibu dan ayah.

Dalam pengasuhan, Ibu mendorong anak-anak mereka untuk berpikir dan mengungkapkan ide dan pendapat mereka sendiri.

Sedangkan ayah, biasanya dengan pendekatan yang lebih otoriter. Tujuannya mungkin supaya anak memiliki jiwa pemimpin. Namun, tidak tahu apa yang akan terjadi kelak jika anak sudah dewasa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan