Mohon tunggu...
Sri Pujiati
Sri Pujiati Mohon Tunggu... Buruh - Nothing

Jepara, Jawa Tengah

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Mengapa Kita Tidak Boleh Meremehkan Pekerjaan Orang Lain?

27 Juni 2022   10:50 Diperbarui: 28 Juni 2022   01:00 228 20 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi meremehkan pekerjaan orang lain (Sumber: Gahsoon via parapuan.co)

Bekerja merupakan sarana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena dengan bekerja, kita bisa mendapatkan uang dalam rangka memenuhi kebutuhan. 

Bagi yang belum bekerja, mendapatkan pekerjaan merupakan hal yang begitu diidam-idamkan oleh orang tersebut. 

Jenis pekerjaan pun beragam, mulai dari pekerjaan yang ringan hingga yang berat. Mulai dari yang bergaji rendah hingga bergaji tinggi, tergantung pekerjaannya.

Setiap orang tentu ingin mendapatkan pekerjaan yang layak dengan penghasilan yang lumayan, bukan?

Semua tentu ingin bekerja di tempat yang enak dengan gaji yang lumayan untuk memenuhi kebutuhan. Namun fakta di lapangan tidak selalu demikian. Tidak semua orang bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan harapan yang diinginkan. 

Seperti yang kita tahu bahwa lapangan pekerjaan tidak berbanding lurus dengan para pencari kerja. Hal ini tentu membuat persaingan di antara pencari kerja semakin ketat, karena itulah banyak yang akhirnya bekerja seadanya. 

Di tempat kerja tentu ada hierarki atau tingkatan sesuai dengan kompetensi dan tanggung jawab masing-masing. 

Di posisi paling bawah biasanya memiliki gaji yang paling sedikit dengan gaji yang rendah.

Tingkatan tersebut didasarkan pada kekuasaan dan jabatan yang dimiliki oleh seseorang. Semakin tinggi jabatan seseorang, maka orang tersebut akan memiliki kekuasaan yang lebih besar dibanding dengan yang lainnya. Karena hal tersebut biasanya mereka juga memiliki penghasilan yang lebih tinggi daripada orang-orang yang ada di bawahnya. 

Meskipun memiliki penghasilan yang lebih tinggi, namun sebaiknya kita tidak meremehkan pekerjaan yang orang lain. Mengapa? 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan