Mohon tunggu...
Sri Patmi
Sri Patmi Mohon Tunggu... Bagian Dari Sebuah Kehidupan

Menulis adalah Bagian dari Self Therapy www.sripatmi.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Karir Pilihan

Artikel Sri Patmi: Membuka Tabir Rahasia Tulisan Tangan

14 Juni 2021   06:41 Diperbarui: 14 Juni 2021   07:01 166 11 0 Mohon Tunggu...

PART 1 JENIS LIFETRAPS (JEBAKAN KEHIDUPAN) 

Siapa sangka jika tulisan tangan pada akhirnya membuka rahasia kehidupan dan kesuksesan Anda. Secret code ini sepertinya sulit untuk dipahami, namun membuka kuncinya dapat dilakukan dengan diri sendiri yang mulai memaknai tulisan tangan. 

Banyak orang merasa tidak nyaman berhadapan dengan seseorang dan mulai curhat tentang kesulitan hidupnya. Banyak orang berharap orang bisa mengerti dirinya tanpa dia harus membuka mulutnya untuk bercerita. Dalam kondisi seperti ini, kemudahan dalam menggali karakter, persepsi, emosi dan perilaku dapat mudah dilihat dairi tulisan tangan.

Handwriting analysis atau grafologi meski menuai pro dan kontra, bahkan sebagian orang menganggap grafologi adalah seni yang bersifat subjektif. Dengan adanya subjek permasalahan tersebut. 

Secara mendasar manusia akan melakukan autoterapi atau grafo terapi untuk memperbaiki tulisan dan perangainya. Dengan memperhatikan tulisan tangan, potensi sikap dan perilaku positif seseorang bisa dilihat sangat jelas. 

Sebaliknya, berbagai keyakinan negative yang menghambat dan mengganjal pengembangan diri juga bisa digali dengan mudah, murah dan relative bebas dari manipulasi (rekayasa).

Aspek yang dapat diamati adalah sebagai berikut :

  • Margin atau batas pinggiran tulisan
  • Spasi atau jarak antar kata atau baris tulisan
  • Baseline atau garis dasar tulisan
  • Size atau ukuran tulisan
  • Tekanan penulisan
  • Zona penulisan
  • Kemiringan Tulisan
  • Tipe Tulisan
  • Kecepatan Penulisan
  • Huruf unik
  • Tanda tangan

Dengan mengetahui 11 ciri utama tulisan Anda bisa menggali lifetrap (jebakan kehidupan) yaitu :

  • Abandonment merupakan jebakan kehidupan yang disebabkan oleh kurangnya rasa aman didalam keluarga sewaktu kecil berupa kehilangan orang yang dicintai atau situasi yang menyebabkan seseorang merasa ditinggalkan atau dibuang. Perilaku yang sering muncul saat dewasa adalah selalu mencari teman, selalu berusaha menunjukkan sikap baik pada orang lain meski orang lain bertindak buruk pada dirinya dan paling tidak bagus adalah memposisikan dirinya pada posisi dibuang, tidak penting, atau tidak berarti.
  • Mistrust and Abuse merupakan jebakan masa kecil dimana ia terlalu sering dibohongi dan dilecehkan semasa kecil menyebabkan seseorang tumbuh dengan rasa curiga, waswas dan ketakutan yang luar biasa. Dalam pikiran orang yang terkena jebakan seperti ini adalah orang lain tidak bisa dipercaya karena selalu ingin menyakiti, menipu, atau mengambil keuntungan dari dirinya. Orang seperti ini akan selalu berasumsi buruk.
  • Dependence merupakan orang yang terkena jebakan kehidupan dimana kehidupan yang menyebabkan seseorang selalu merasa harus bergantung pada orang lain. Jebakan ini umumnya terjadi karena dimasa kecil orang tersebut selalu dibawah ketiak orang tuanya.
  • Vulnerability atau rasa rapuh yang berlebihan akan menyebabkan seorang merasa hidup didunia ini penuh masalah, ancaman, perang, bencana dan penyakit. Dunia adlaah tempat yang penuh masalah, jebakan dan tidak aman. Begitulah kira-kira keyakinan yang bersarang dalam diri seorang vulnerability. Orang tua yang overprotective adalah penyebab utama jebakan ini.
  • Emotional Deprivation merupakan jebakan kehidupan yang duderita oleh orang yang semasa kecilnya tidak mendapat kehangatan emosi dan cinta yang cukup. Karena kebiasaan tidak dipedulikan orang ini akan tidak mempedulikan orang lain dan membangun hubungan dengan orang lain secara dingin dan cuek.
  • Social Exclusion merupakan kondisi dimana seseorang selalu merasa asing atau justru dirinya didalam pergaulan sosialnya. Dia merasa tidak bisa diterima oleh kelompoknya karena merasa ada yang aneh atau berbeda didalam dirinya. Jebakan kehidupan jenis ini umumnya disebabkan oleh ejekan atau penilaian buruk orang lain atau perlakuan yang menyakitkan dari orang lain. Berbagai perlakuan ini menyebabkan seseorang mengasingkan dirinya dan tertutup.
  • Defectiveness muncul dalam bentuk harga diri yang rendah dan selalu merasa inferior dibanding orang lain. Kesukaan menyalahkan diri sendiri, ragu-ragu apakah ada orang yang menghargai dirinya dan merasa aka nada penolakan dari orang lain.
  • Failure merupakan jebakan kehidupan dimana seseorang selalu merasa gagal dalam setiap aspek kehidupannya. Dia tidak bisa menghargai keberhasilan karena sejak kecil selalu dicemooh, dianggap bodoh, tidak mampu, tidak terampil, dan malas. Dewasanya, seseorang dengan jebakan ini selalu melebih-lebihkan kegagalannnya kadang malah bertindak aneh dengan berbagai upaya supaya apa yang dilakukan itu gagal (meski tidak disadari).
  • Subjugation merupakan jebakan yang menyebabkan seseorang selalu patuh dan menyenangkan orang lain. Jebakan ini disebabkan pengalaman saat kecil dimana ia selalu ditekan orang tua yang sangat melemahkan. Perasaan bersalah jika mendahulukan kepentingan diri sendiri, membiarkan orang lain mengontrol kehidupannya, takut dihukum.
  • Unrelenting Standards merupakan jebakan yang sering menimpa orang yang sewaktu kecilnya selalu ditekan untuk menjadi yang terbaik dan menjadi nomor satu dengan mengorbankan kebahagiaan dan kesenangan sebagai anak-anak. Dengan jebakan ini, orang akan over achiever. Hidupnya akan terasa hampa karena diatas sana sepi dan tidak ada apa-apa.
  • Entitlement merupakan jebakan kehidupan dimana seseorang merasa berhak untuk mendapatkan segala sesuatu yang dia inginkan. Dia selalu menginginkan sesuatu cepat tanpa memperdulikan situasi dan kondisi disekitarnya. Orang ini akan merasa lebih kaisar dibanding kehidupan ini dan merasa berhak untuk mendapatkan apapun yang ia inginkan. Kemarahan yang meledak-ledak dan perilaku kasar pada orang lain sering ditunjukkan sebagai upaya untuk menunjukkan kekesalan karena apa yang dia inginkan tidak segera dipenuhi. Jebakan ini berpangkal pada sikap orang tua/orang terdekat yang terlalu memanjakan. Orang dengan jebakan ini akan mempunyai masalah besar dengan disiplin diri, aturan main sosial, serta pemikiran orang lain.

Sebelas lifetraps ini dapat menyebabkan kehancuran dalam ekonomi, hubungan sosial, hubungan percintaan dan lain-lain. Oleh karena itu, selagi mampu dideteksi sedari dini, kita dapat memperbaikinya agar lebih baik. Mari kita bersama belajar untuk mengetahui jebakan kehidupan ini melalui pola tulisan yang bermanfaat. (Berlanjut Part 2)

Salam,

Sri Patmi

VIDEO PILIHAN