Mohon tunggu...
Sriani Magdalena
Sriani Magdalena Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

some information to u :))

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

How about Cultural Dimension in Germany?

13 Oktober 2020   21:21 Diperbarui: 13 Oktober 2020   21:29 362
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber : etindonesia.com

Jerman merupakan salah satu negara maju yang ada di dunia. Kesuksesan jerman ditandai dengan terdapatnya perusahaan yang melahirkan pengusaha yang terbaik. 

Jerman juga memiliki standar tinggi dalam budaya bisnis ketika berkaitan dengan etik, hukum, dan regulasi. Sehingga, jerman memiliki banyak pusat bisnis besar yang terletak di Berlin, Frankfurt, Munchen, dan Hamburg. Semangat kerja yang digunakan pengusaha jerman dilandasi dengan semangat kreatif yang memenuhi kehidupan profesional dan personal.

Semangat kreatif yang ditumbuhkan oleh pengusaha jerman itu ditanamkan sejak kecil.  Sejak masa dini, mereka dilatih untuk hidup mandiri serta bertanggung jawab. 

Nilai-nilai yang ditanamkan tersebut berguna untuk masa depan. Dengan demikian, hal ini dapat mencerminkan bahwa terdapat adanya paham orientasi waktu masyarakat jerman yaitu future orientation (Berorientasi ke masa depan).

Kluckhohn dan Strodtbeck (dalam samovar, 2017) berpendapat bahwa future orientation memiliki ciri-ciri kehidupan budaya yaitu berupa tekanan pada saat masa muda, mengalami perubahan, serta bersikap optimis.

Dimensi future orientation yang dibangun oleh masyarakat Jerman membawa dampak positif yaitu memiliki wawasan yang cukup luas serta adanya pola pikir jangka panjang.

Untuk mengetahui lebih lanjut perihal cultural dimension in German, saya akan menganalisis dengan beberapa aspek yang dikemukakan oleh hofstede.

Jerman juga merupakan negera yang bersifat Individualist. Hal Ini terlihat dari masyarakat Jerman lebih memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi terhadap Self-actualization pada diri mereka sendiri. Yang mana banyak memikirkan untuk bagaimana supaya dapat lebih memperoleh hak serta achievement yang ada pada diri mereka sendiri.

Di Jerman juga memiliki dimensi budaya yang Masculinity. Kinerja sangat dihargai dan merupakan awal yang diperlukan. Budaya di Jerman juga dapat dikatakan sebagai "Orang hidup untuk bekerja", status ini sering diperlihatkan (dipamerkan) untuk mengingatkan budaya pada negara Jerman.

Negara Jerman ini juga merupakan negara yang memiliki budaya Long term orientation. Masyarakat negara Jerman merupakan masyarakat dengan orientasi pragmatis. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun