Mohon tunggu...
Sri Setiyowati
Sri Setiyowati Mohon Tunggu... Wiraswasta - Penulis, Ibu Rumah Tangga Professional

Setiap diri adalah manusia pembelajar. Seorang ibu rumah tangga yang ingin terus belajar dan menulis untuk mengembangkan kemampuan diri.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Wujud Rasa Percaya Pihak Orangtua pada Sekolah dan Lingkungan

2 Oktober 2021   17:11 Diperbarui: 2 Oktober 2021   17:39 326
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Dok. SMPIT Al Muqorobin Depok

Pertama, kita semua terkejut saat anak kita biasa bersekolah dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar tiba-tiba harus terhenti dan tinggal di rumah karena pandemi. 

Penyesuaian sistem sekolah tatap muka menjadi online dengan segala masalahnya membuat kita sebagai orang tua kelimpungan dan mencoba beradaptasi.

Kedua, saat kita sudah mulai beradaptasi dengan pandemi dan mulai menerima kebiasaan kehidupan dengan banyak keterbatasan kemudian ada perubahan lagi yaitu mulainya kembali pada kehidupan normal, tetapi masih ada risiko yang mengintai anak kita saat berada di sekolah. Kita pun dipaksa untuk beradaptasi lagi dengan kebiasaan baru yang tentu saja tidak mudah dengan cepat menyesuaikan diri.

Pada dasarnya, semua itu tergantung pada rasa percaya kita terhadap lingkungan sekolah dan melepas anak-anak untuk bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Dalam hal ini, peran pihak sekolah sangat besar untuk menumbuhkan rasa percaya orang tua melepaskan anak-anaknya kembali ke sekolah.

Dari pengalaman saya untuk melepaskan anak-anak mengikuti PTM adalah bagaimana pihak sekolah menjelaskan dengan detail bagaimana sistem pembelajaran yang akan dilakukan. 

Sosialisasi merupakan salah satu cara pihak sekolah berkomunikasi dengan orang tua murid.  Ada beberapa hal yang menjadi pembahasan saat sosialisasi, yaitu :

1. peraturan pembatasan jumlah siswa di kelas dan jadwal masuk sekolah

2. jumlah jam tatap muka terbatas

3. setiap siswa harus taat protokol kesehatan dan diharap membawa bekal dan peralatan sendiri.

4. pengaturan alur jalan kedatangan siswa dan pulang sekolah melalui jalan yang berbeda di lingkungan sekolah sehingga tidak terjadi penumpukan dan kerumunan. Walaupun hal ini tergantung kondisi sekolah masing-masing karena berhubungan dengan lahan.

5. ada pula syarat lain yaitu komitmen orang tua dan pihak sekolah  jujur memberikan informasi apabila ada yang sakit, atau beberapa hari sebelumnya siswa melakukan perjalanan keluar kota atau bertemu banyak orang. Hal tersebut untuk antispasi jika ada yang tertular covid 19 dapat segera di tracking siapa saja yang sebelumnya bertemu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun