Mohon tunggu...
Sri Rahayu
Sri Rahayu Mohon Tunggu... Lainnya - Pensiunan / ibu rumah tangga / freelancer

Menyukai literasi, senang membaca dan menulis

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

ASI Eksklusif Baik bagi Bayi

8 Oktober 2022   22:38 Diperbarui: 8 Oktober 2022   22:54 85
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Lyfe. Sumber ilustrasi: FREEPIK/8photo

Kalau kita di suguhkan pilihan menggunakan ASI (Air Susu Ibu) atau SuFor (Susu Formula), bisa dipastikan 90% wanita yang sudah menjadi ibu akan memilih menyusi anak kandungnya sendiri dengan ASI. Karena sesungguhnya banyak sekali kelebiannya ASI daripada Susu Formula. 

Pemberian ASI eksklusif selama minimal 6 bulan akan membantu perkembangan otak bayi dan fisiknya yaitu mencegah berbagai penyakit yang mengancam bayi.  ASI yang pertama kali dikonsumsi oleh bayi mengandung kolostrum yang sangat penting bagi bayi. 

Zat inilah yang akan menjadi antibodi serta merangsang sistem kekebalan tubuh secara alami bagi bayi. Dan tentunya ini tidak adak di dapatkan dari Susu Formula. Disamping itu pemberian ASI akan mendekatkan bayi dan ibunya.

Baca juga: Memori Kereta Api

Ibu saya dulu memberikan ASI eksklusif  selama 2 tahun pada 6 anaknya. Memang benar dan terbukti bahwa ASI sangat bermanfaat bagi perkembangan anak, khususnya pada sistem kekebalan tubuh. Saya dan kelima adik saya tidak pernah mengalami sakit serius sampai sekarang.

Saya pribadi juga sebenarnya pada saat punya anak menginginkan memberikan ASI eksklusif akan tetapi saya tidak bisa memberikannya. Saya masih aktif bekerja pada saat saya melahirkan kedua anak saya dan jarak kantor dengan rumah lumayan jauh serta produksi ASI yang tidak lancar adalah alasan utamanya. 

Anak pertama saya hanya bisa memberikan ASI selama 6 bulan sedangkan anak kedua hanya 3 bulan.

Baca juga: Sistem BPJS Error

Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun