Mohon tunggu...
Sri Rahayu
Sri Rahayu Mohon Tunggu... Lainnya - Pensiunan / ibu rumah tangga / freelancer

Menyukai literasi, senang membaca dan menulis

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Ibu

1 Juli 2022   14:58 Diperbarui: 1 Juli 2022   15:00 29 4 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Wanita yang dahulu pernah aku singgahi rahimnya itu semakin renta

Dalam segala kondisi harus tetap semangat dan serba bisa

Senyumnya masih manis menghujam jiwa

Baca juga: Ratapan Angin Dieng

Darinya aku akan selalu merindui surga

Dan entah sudah berapa purnama aku tak jumpa

Tak terhitung lagi dosaku yang pernah menyakitinya

Baca juga: Purna

Selembut sutra memafkan semua

Sungguh tak akan terbayar hutang -- hutang budinya

Izinkan aku pergi jauh memperjuangkan yang belum kudapatkan

Merenda asa menjemput harapan

Baca juga: Langit

Untaian kata -- kata bermakna aku langitkan padaNya

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan