Mohon tunggu...
Hasyim Ashari
Hasyim Ashari Mohon Tunggu... Hanya orang biasa yang lahir di Indonesia

Travel Enthusiast - Broadcasting '19 - Jurnalis - IG hasyimashar23 - Badminton Blogger

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Lolos Kualifikasi Olimpiade Tokyo, Ganda Putri Indonesia Bertekad Cetak Rekor Sejarah

27 Juni 2020   11:36 Diperbarui: 27 Juni 2020   11:27 62 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Lolos Kualifikasi Olimpiade Tokyo, Ganda Putri Indonesia Bertekad Cetak Rekor Sejarah
(doc: Badmintonworld TV)

Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu dipastikan akan berlaga di ajang Olimpiade Tokyo 2021. Kepastian tersebut didapatkan setelah perolehan poin keduanya dalam road to Tokyo sudah aman. Pada saat ini mereka menduduki peringkat delapan dunia dan posisi ketujuh di klasemen kualifikasi Olimpiade. Pasangan ganda putri Indonesia ini menjadi satu-satunya yang lolos ke Olimpiade Tokyo.

 Lolosnya Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengikuti jejak rekannya yang terlebih dahulu sudah dipastikan mendapat golden ticket Olimpiade Tokyo seperti dua wakil di sektor ganda putra Indonesia yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukomuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, setelah itu satu wakil di sektor ganda campuran ada Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Anthony Sinisuka Ginting di sektor tunggal putra.

 Persaingan sektor ganda putri sangat sengit di tengah dominasi ganda putri dari negara Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok. Pasalnya Greysia Polii/Apriyani Rahayu selalu mengalami kesulitan saat berhadapan dengan wakil ganda putri asal Jepang yakni mulai dari Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara dan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi berujung dengan kekalahan di tangan ganda putri Jepang tersebut.

Belakangan ini, tiga wakil ganda putri asal negeri ginseng Korea Selatan yakni Lee So Hee/Shin Seung Chan, Chang Ye-na/Kim Hye-rin dan Kim So Young/Kong Hee-young muncul sebagai saingan baru di sektor ganda putri dan tak jarang ganda putri Korea Selatan keluar sebagai juara di setiap pertandingan BWF. Belum lagi kekuatan pasangan ganda putri asal Tiongkok yang kini menduduki peringkat satu dunia yakni Chen Qing Chen/Jia Yifan juga semakin kuat dan memperketat persaingan di sektor ganda putri.

Tentu ini bukan halangan yang berarti bagi pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu untuk bertekad memberikan yang terbaik dan menorehkan sejarah di bulutangkis Indonesia. Mengingat sampai saat ini belum ada wakil di sektor ganda putri Indonesia meraih medali emas Olimpiade.

  (doc: Badmintonworld TV)
  (doc: Badmintonworld TV)

 Tercatat kini Greysia Polii menjadi atlet bulutangkis putri pertama yang berhasil lolos di tiga edisi Olimpiade dengan pasangan yang berbeda. Di tahun 2012 Greysia Polii lolos di Olimpiade London berpasangan dengan Meiliana Jauhari. Empat tahun kemudian dalam perhelatan akbar Olimpiade Rio tahun 2016 Greysia Polii mewakili ganda putri Indonesia berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari dan di tahun 2021 mendatang Greysia Polii akan berlaga di Olimpiade Tokyo bersama pasangannya saat ini yaitu Apriyani Rahayu.

Greysia Polii pernah merasakan pengalaman pahit yang tidak akan terlupakan sepanjang karirnya menjadi atlet bulutangkis tatkala tahun 2012 di Olimpiade London, Greysia Polii yang pada saat itu berpasangan dengan Meiliana Jauhari harus didiskualifikasi dan menerima hukuman tidak bisa melanjutkan laga karena menurut panitia penyelenggara serta BWF sudah melanggar nilai-nilai sportifitas pada partai terakhir fase group. Situasi tersebut menjadi tamparan keras bagi wajah kontingen Indonesia dan seluruh bangsa Indonesia.

Namun Greysia Polii tidak larut dalam kesedihan dan merasa terpuruk begitu saja, Greysia Polii bangkit dan membuktikan kepada seluruh Indonesia bahwa dirinya mampu menorehkan prestasi yang gemilang. Terbukti Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari berhasil keluar sebagai juara dan mendapat medali emas di ajang Asian Games tahun 2014 di Busan, Korea Selatan. Hal ini seperti penebusan dosa Greysia Polii di Olimpiade London tahun 2012 silam.

(doc: Badmintonworld TV)
(doc: Badmintonworld TV)
Tak hanya itu, sepanjang tahun 2020 prestasi Greysia Polii pun semakin mentereng bersama pasangan saat ini yaitu Apriyani Rahayu, mereka berhasil menyegel 2 juara yakni di ajang Indonesia Master dan Barcelona Spain Master 2020. Tentu hal ini menjadi angin segar di sektor ganda putri Indonesia untuk berpeluang menorehkan rekor sejarah di ajang Olimpiade Tokyo 2021 mendatang. Semua itu berkat kerja keras dan usaha berlatih tekun Srikandi Indonesia berhasil membuktikan prestasi yang cemerlang.

Olimpiade Tokyo tahun 2021 mendatang diharapkan ganda putri Indonesia mampu mencetak sejarah yang belum terpecahkan sampai saat ini yaitu dapat membawa pulang medali emas ke tanah air sebagai catatan yang membanggakan di sektor ganda putri Indonesia. Masih ada waktu untuk berlatih lebih keras mempersiapkan mental dan fisik yang optimal. Semoga tekad kuat ganda putri Indonesia untuk meraih impiannya bisa terwujud. Sebab, Greysia Polii/Apriyani Rahayu ingin memberikan performa yang maksimal di Olimpiade nanti.


VIDEO PILIHAN