Mohon tunggu...
Nugraha Dian
Nugraha Dian Mohon Tunggu...

selengkapnya di www.speedseo.biz

Selanjutnya

Tutup

Digital

Kriteria Website yang Baik Dibahas Lengkap di Sini

21 Februari 2013   05:07 Diperbarui: 24 Juni 2015   17:57 0 0 4 Mohon Tunggu...





Berikut saya sajikan ulasan mengenai kriteria website yang baik itu seperti apa. Sederhananya sih website yang baik itu memiliki kriteria dasar seperti menarik, page load nya cepat, kontennya baik dan tidak banyak iklan. Suatu web dapat dikatakan baik jika memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut. Adapun kriteria berikut ini adalah dari sudut pandang penulis sendiri yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Desain Visual.


Desain adalah kreatifitas, tidak ada yang salah selama tidak merugikan orang lain. Desain adalah ‘rasa’ , nilai estetika (Warna, Layout, Elemen, Tipografi) ditentukan dari apresiasi dan persepsi setiap orang (user). Sebagian besar dari kita menilai sebuah buku berdasarkan dari cover nya, hal tersebut juga berlaku untuk website. Jika sebuah website terlihat kuno dengan desain yang “amburadul”, maka website tersebut akan kehilangan kredibilitasnya. Jika desain website terlihat up to date, maka pengunjung akan kerasan dengan website kita dan melanjutkan untuk menggali lebih dalam konten.

Menggali lebih dalam konten berarti mereka tinggal di dalam situs lebih lama dan akan lebih cenderung memiliki perasaan yang positif untuk melakukan komunikasi yang baik. Karena itu website kita sebaiknya mempunyai desain dengan struktur yang tepat seperti header, footer, menu navigasi, dan blok iklan. Usahakan struktur tersebut sama pada setiap halaman sehingga pengunjung tidak dibuat bingung dengan misalnya, menu yang berpindah-pindah. Usahakan agar pemilihan warna, penempatan logo website dan font yang digunakan konsisten pada setiap halaman sehingga pengunjung tidak merasa pindah ke website lainnya.

Website sebaiknya memiliki tampilan yang menarik, agar pengunjung yang dituju semakin tertarik pada informasi yang dibagikan. Selain itu website harus memiliki desain yang memudahkan pengguna untuk menggunakan website. Jangan sampai membuat pengguna bingung dengan desain website. Kadang-kadang sebuah website memiliki tampilan dengan hiasan-hiasan yang terlalu banyak. Hiasan-hiasan ini kadang malah membingungkan pengguna. Atau malah tampilan website yang terlalu biasa, juga bisa membuat user-interface yang kurang jelas. Berikan tampilan yang menarik dan juga berikan user-interface yang jelas.

Struktur website yang baik dapat dilihat dari navigasinya (link-link yang dimilikinya). Melalui navigasi yang buruk, pengunjung dapat tersesat dan kemudian meninggalkan situs yang dikunjunginya. Tentukan struktur penempatan konten website seperti header, footer, menu navigasi dan blok iklan. Usahakan struktur tersebut sama pada setiap halaman sehingga pengunjung tidak dibuat bingung dengan misalnya, menu yang berpindah-pindah. Usahakan agar pemilihan warna, penempatan logo website dan font yang digunakan konsisten pada setiap halaman sehingga pengunjung tidak merasa berpindah ke website lainnya. Jangan pernah menempatkan iklan yang lebih banyak daripada konten Anda karena pengunjung tidak mencari iklan melainkan konten website Anda.

2. Loading time.


Load time website adalah waktu yang diperlukan oleh browser untuk menampilkan website secara keseluruhan. Banyak hal yang mempengaruhi kecepatan tersebut, seperti elemen-elemen CSS, elemen-elemen HTML, elemen-elemen javascript, kecepatan akses internet, image dsb. Load time website sangat penting karena bisa mempengaruhi “kepuasan” pengunjung. Jika website kita gagal ditampilkan dalam beberapa detik, biasanya pengunjung baru enggan berlama-lama menunggu dan memutuskan untuk meninggalkan website. Hal ini sering terjadi pada pengunjung yang berasal dari hasil pencarian dimana mereka membutuhkan informasi yang tepat dan singkat.

Sebuah penelitian online menyebutkan bahwa 75 % pengunjung tidak akan kembali lagi ke blog atau situs yang load time-nya lebih dari empat detik. Loading web yang cepat. Penyebab utama lamanya website ditampilkan adalah besarnya gambar atau animasi yang dimilikinya. Pengunjung website tidak suka menunggu munculnya website yang lama, terutama di Indonesia, ketika banyak orang masih menggunakan modem 56 Kbps, sehingga kecepatan mengambil data semakin terbatas

Dari sudut pandang manapun, waktu loading yang cepat harus menjadi perhatian utama. Apabila wesite Anda gagal ditampilkan dengan sempurna dalam waktu beberapa detik, biasanya pengunjung baru enggan berlama-lama menunggu dan memutuskan untuk meninggalkan website Anda. Biasanya ini terjadi pada pengunjung yang berasal dari hasil pencarian dimana mereka membutuhkan informasi yang tepat dan singkat.

Berkaitan dengan hal ini adalah pemilihan Hosting dan Domain. Pemilihan jenis dan letak hosting yang telah teruji handal. Pemilihan hosting sangat menentukan kestabilan sebuah website. Pertimbangan biaya juga patut diperhatikan bagi kalangan menengah ke bawah. Nama domain diusahakan singkat dan mudah diingat. Pilihlah nama domain yang baik dan mudah diingat. Sesuaikan dengan tema dan konten situs kita situs kita misalnya bebetterself.com untuk tema pengembangan diri.

Cara ini sebenarnya sederhana dimana domain yang kita pilih memiliki hubungan langsung dengan keyword yang diincar. Contoh : jika saya ingin membuat blog dengan kategori pengembangan diri untuk menjadi lebih baik (to be better self) maka optimasi seonya akan lebih mudah jika domain blog saya juga mengandung unsure kata ‘be better self’ seperti bebetterself.com atau betterself.com berikut extensi lainnya seperti bebetterself.info, bebetterself.org, bebetterself.net, dan sebagainya.

3. Interactivity (bersifat interaktif)


Bersifat interaktif disini dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna website. Pengunjung akan segera meninggalkan website kita jika mereka tidak mendapatkan kejelasan tentang apa yang ditawarkan pada website kita. Berikanlah informasi yang cukup pada halaman website Anda mengenai isi website tersebut seperti judul yang cukup jelas dibaca dan menginformasikan isi halaman website Anda. Berikan tautan (link) yang menuju halaman-halaman lain pada website Anda.

Tempatkan tautan ini pada tempat yang mudah dijangkau dan jelas terlihat. Hindari pemuatan tautan yang menuju halaman website yang masih dalam pengembangan. Sebagai alternatif, berikan pesan yang menyebutkan bahwa halaman tersebut akan dapat diakses pada jangka waktu tertentu. demikian juga dengan Penggunaan warna yang tidak sesuai dapat menyulitkan pengunjung dalam memperoleh informasi yang diinginkan.

Sebaiknya cantumkan juga identitas nama anda dan motivasi anda menulis sehingga pengunjung dapat menjalin komunikasi dengan anda melalui jejaring sosial dan email.

4. Content.


Alasan orang mengunjungi blog atau website kita adalah karena isi dari blog atau website tersebut. Jadi blog atau website yang baik adalah blog atau website yang memiliki isi atau konten yang bagus. Ingat hal yang paling penting dari suatu blog atau website adalah isi atau kontennya, karena “content is a king”. Selain itu isi dari konten tersebut harus banyak dicari oleh orang lain dengan menggunakan keyword tool, untuk mengetahui keyword apa yang paling banyak dicari oleh orang lain. Jangan pernah menempatkan iklan yang lebih banyak daripada konten, karena pengunjung tidak mencari iklan melainkan konten dari website.

Sebaiknya menghindari design dengan halaman splash. Halaman splash ini biasanya berisi gambar-gambar yang cantik, indah dengan beberapa kata-kata atau kalimat pendek seperti “selamat datang” atau “klik disini untuk masuk”. Tetapi pada kenyataanya, halaman ini hanyalah sekedar sebuah halaman. Tidak ada nilai lebih didalamnya kecuali “hanya satu buah navigasi” yang sebenarnya bisa ditiadakan. Dengan halaman splash, anda tidak sengaja memberikan pintu berlapis untuk tamu yang ingin berkunjung.

Halaman antara adalah halaman yang ditampilkan sebelum halaman utama ditampilkan yang biasanya disebut dengan Splash Page atau Intermission. Halaman seperti ini biasanya berisi ucapan selamat datang atau bahkan iklan. Halaman seperti ini sering ditemukan, seringkali hanya berisi logo website dengan tulisan “Click here to Enter Site” di bawahnya. Hal ini sungguh mengganggu bagi pengunjung website Anda.

Jangan pernah menggunakan pop-up atau URL khusus untuk mengunjungi halaman pembuka anda, sebagai gantinya gunakanlah overlay ajax. (contoh ketika anda mengunjungi http://backlinkwatch.com dan mencoba untuk mengisi kotak, maka tampilan ajax overlay akan muncul).

Hal penting lainnya adalah tidak memuat file multimedia yang terlalu banyak. Video dan audio adalah konten multimedia yang cukup mengganggu pengunjung dan memang tidak efektif. Biasanya pengunjung akan langsung mengecilkan volume atau bahkan menutup website Anda. Apabila file multimedia memang diperlukan, buat agar file tersebut tidak langsung dijalankan pada saat website dibuka dan tambahkan link untuk mengaktifkan file multimedia tersebut. Bentuk lain yang cukup mengganggu adalah gambar animasi, sebisa mungkin tempatkan gambar animasi di luar konten utama website Anda sehingga pengunjung tidak terganggu ketika berusaha membaca konten tersebut.

5. Aksesabilitas dan kompatibilitas.


Adalah kemampuan sistem agar dapat diakses oleh pengguna yang memiliki keterbatasan. Setiap orang dapat menikmati informasi yang ada dalam sebuah situs tak terkecuali bagi orang-orang dengan keterbatasan (fisik, teknologi, dll). Dalam pembangunan sebuah situs Web kita tidak dapat gegabah agar hasil yang diperoleh lebih maksimal dan dapat “dinikmati” dalam berbagai keadaan audiens (user). Setiap orang dapat menikmati informasi yang ada dalam sebuah situs tak terkecuali bagi orang-orang dengan keterbatasan (fisik, teknologi, dll).

Dalam pembangunan sebuah situs Web kita tidak dapat gegabah agar hasil yang diperoleh lebih maksimal dan dapat “dinikmati” dalam berbagai keadaan audiens (user). Dalam hal kompatibilitas hal yang sangat penting lainnya adalah Seberapa luas sebuah webite didukung kompabilitas peralatan yang ada, misalnya browser dengan berbagai plug-in nya ( IE, Mozilla, Opera, Google Chrome, Netscape, Lynx, Avant, Maxthon dan masih banyak lagi dengan berbagai versi dan plugin nya).

6. Funcsionality.


Penggunaan teknologi web yang cocok untuk misi yang hendak disampaikan sebuah situs web adalah yang dimaksud dengan fungsionalitas. Pengaksesan informasi dengan cepat dan baik adalah salah satu faktor penting sebuah situs web. Sehingga waktu download, kemampuan cross platform, dan browser independent sangat dominan dalam penilaian fungsionalitas sebuah situs.

Functionality Ini akan melibatkan programmer dengan script-scriptnya, misal PHP,ASP,Java,CGI dsb, untuk menciptakan sebuah website yang dinamis, interaktif dan ‘hidup’ yang bisa mengajak pengunjung berkomunikasi secara langsung. Seberapa baik sebuah website bekerja dari aspek teknologikal nya.

Hal penting lainnya adalah kelengkapan fitur. Berikan fitur-fitur seperti: Forum, Messages Board, Download, Email, Chatting, Registrasi, Polling, Shopping Chart, Buku Tamu, Komentar. Fitur-fitur ini sebaiknya diberikan dalam website agar semakin memudahkan pengguna dalam penggunaan website.

7. Usability.


Adalah kemampuan sistem agar mudah digunakan dan sederhana dalam pengoperasiannya. Usability terdiri dari : Learnability: Kemudahan penggunaan dan waktu belajar , Efficiency: kecepatan kinerja , Memorability: daya ingat , Errors: tingkat kesalahan, dan Satisfaction: kepuasan subyek.

Satu hal lagi aspek yang tidak boleh kita lupakan adalah accesibility, yaitu memaksimalkan penggunaan sebuah content ketika satu/lebih indera kita dimatikan/dikurangi (khususnya mata), ingat bahwa mungkin saja pengunjung website kita adalah orang yang memiliki kekurangan secara fisik ( Accesibility Checklist Recomendationnya W3C ).

Sumber : www.speedseo.biz