Mohon tunggu...
Ari Sony
Ari Sony Mohon Tunggu... Administrasi - Bung Arson, Pengamat dan Pemerhati Olahraga Khususnya Sepakbola

Olahraga adalah nadi yang harus selalu digerakkan, dan ketika menulis topik lainnya harus sesuai dengan sudut pandang sendiri dan pemikiran yang matang

Selanjutnya

Tutup

Raket Pilihan

Maaf Fajar/Rian, Jojo-lah yang Mendapat Semua Perhatian

19 Oktober 2021   10:31 Diperbarui: 19 Oktober 2021   17:08 927
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat tampil pada Piala Thomas 2020. (BadmintonPhoto/Yohan Nonotte/via KOMPAS.COM)

1. Malaysia Master 2018 kategori BWF World tour super 500,
2. Syed Modi International 2018 kategori BWF World tour super 300
3. Swiss Open 2019 kategori BWF World tour super 300
4. Korea Open 2019 kategori BWF World tour super 500

Fajar/Rian, saat Juara di Korea Open 2019 (BADMINTON INDONESIA)
Fajar/Rian, saat Juara di Korea Open 2019 (BADMINTON INDONESIA)

Pada tahun 2018 saat di ajang Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Indonesia, Fajar/Rian hampir saja mengharumkan nama Indonesia lewat raihan medali emas. 

Namun sayangnya, di laga final ia terpaksa harus menyerah dari rekannya sendiri, yaitu the minions dalam laga yang berlangsung ketat selama tiga set, Fajar/Rian takluk dengan skor tipis, 21-13, 18-21 dan 22-24, dalam tempo 55 menit.

Saat dimulainya ajang Piala Thomas, badminton lovers Indonesia tidak akan pernah mengira jika pasangan ganda putra berperingkat 7 dunia ini, akan dijadikan sebagai pemain andalan skuad tim piala Thomas.

Berangkat ke Denmark sebagai ganda putra nomor tiga bagi skuad Indonesia, nama Fajar/Rian diprediksi hanya akan tampil dibabak penyisihan sebagai sebuah taktik dan strategi tim, untuk menghemat tenaga the minions dan the daddies sebelum memasuki fase gugur atau sebagai alternatif cadangan apabila the minions atau the daddies mengalami cedera.

Herry IP, tidak mungkin melakukan perjudian dengan menaikkan Fajar/Rian sebagai ganda putra pertama atau kedua ketika tim Indonesia bertanding di babak krusial fase gugur, karena Indonesia masih memiliki dua ganda putra terbaik dunia.

Namun secara perlahan peruntungan Fajar/Rian mulai berubah saat pasangan ganda putra Indonesia ini tampil dibabak penyisihan melawan Thailand, tampil dipartai keempat sebagai ganda putra kedua. 

Fajar/Rian tampil apik dan menawan melawan Natthapat Trinkajee/Tanupat Viriyangkura. Ganda putra asal Thailand ini, dikalahkan dua set langsung oleh Fajar/Rian dengan skor 21-9 dan 21-12, hanya dalam tempo 30 menit.

Melihat penampilan Fajar/Rian melawan ganda putra Thailand, Herry IP memutuskan memainkan Fajar/Rian sebagai ganda utama saat menghadapi ganda terkuat dunia saat ini Lee Yang/Wang Chi-Lin.

Akhir-akhir ini the minions dan the daddies mempunyai rekor buruk saat bertemu ganda putra asal Taiwan tersebut. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun