Mohon tunggu...
Ari Sony
Ari Sony Mohon Tunggu... Administrasi - Bung Arson, Pengamat dan Pemerhati Olahraga Khususnya Sepakbola

Olahraga adalah nadi yang harus selalu digerakkan, dan ketika menulis topik lainnya harus sesuai dengan sudut pandang sendiri dan pemikiran yang matang

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Artikel Utama

"Aksi Tengil" I Putu Randu di SEA Games 2019 dan Deretan Aksi Kontroversi Atlet Lainnya

13 Desember 2019   05:04 Diperbarui: 15 Desember 2019   09:16 1031
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto: TWITTEWR.COM/HSNMUB

Saat itu, Marcus/Kevin tertinggal dengan skor 12-20. Kevin yang tengah adu serangan dengan Liu melakukan aksi tengil seolah-olah ingin mengembalikan pukulan Liu yang sejatinya melebar jauh. Melihat aksi itu, komentator TV dalam bahasa Inggris pun ketawa.

Banyak atlet olahraga lain yang melakukan aksi tengil atau kontroversi. Di antaranya, aksi Mike Tyson yang menggigit kuping Evander Holyfield dalam pertandingan rematch tahun 1997, rasa frustasi menjadi salah satu alasan Tyson menggigit kuping Holyfield.

Kemudian aksi tengil yang sangat kejam dan sadis, dilakukan oleh Tonya Harding pada tahun 1994. Atlet ice skating yang lagi naik daun, lolos ke Olimpiade musim dingin 1994 dan akan bersaing dengan Nancy Kerrigan atlet terbaik saat itu. 

Karena merasa pesimis dan takut tersaingi, Tonya Harding melakukan tindakan brutal. Kasus ini diawali dengan suami Tonya yang menyewa orang untuk mematahkan kaki Nancy, beberapa minggu sebelum Olimpiade dimulai.

Dalam sepak bola kita sering sekali mendengar dan melihat beberapa aksi tengil atau aksi kontroversial yang dilakukan oleh para pemain atau pelatih top dunia. 

Mario Balotelli, tak terhitung berapa perilaku aneh yang telah ia lakukan selama ini, salah satu aksi konyolnya yang lucu saat bermain kembang api di rumahnya menyebabkan kebakaran di dalam rumahnya.

Luis Suarez, tingkah kontroversinya saat ia menggigit bahu Giorgio Chiellini dalam pertandingan Piala Dunia 2014, melakukan aksi penyelamatan gilanya pakai tangan saat menghalau bola yang akan masuk ke gawang Uruguay dalam perempatfinal Piala Dunia 2010 melawan Ghana. Aksi kontroversi lainnya saat mengucapkan kata-kata rasis kepada Patrice Evra

Eric Cantona merupakan pemain dengan tipikal sumbu pendek, mudah emosi mudah meledak dan sering mendapatkan kartu merah. Aksinya yang akan selalu dikenang saat melakukan tendangan kungfu ke arah suporter tim lawan Crystal Palace yang bernama Matthew Simmons.

Kejadian ini bermula aksi protes Cantona yang tidak ditanggapi oleh wasit, karena ia sering dijegal bek Place Richard Shaw. Dalam sebuah kesempatan, Cantona membalas dengan menendang Shaw, setelah dihadiahi kartu merah. 

Saat akan berjalan menuju ruang ganti, Cantona diejek oleh fans Palace tersebut. Ejekan tersebut ia balas dengan tendangan kungfu dan melayangkan pukulan ke arah Matthew Simmons.

Jose Mourinho, di pinggir lapangan pernah merayakan kemenangan di Old Trafford dengan berlari sekitar 100 meter, saat merayakan kemenangan FC Porto di babak fase gugur melawan Manchester United dengan kemenangan dramatis, selain itu pernah dua kali memprovokasi publik Camp Nou Barcelona dalam laga liga Champions.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun