Suko Waspodo
Suko Waspodo Lecturer

belajar menulis

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Hidup yang Dipilih Untukku

21 Februari 2019   18:54 Diperbarui: 21 Februari 2019   19:05 57 6 1
Hidup yang Dipilih Untukku
ilustr: Lent Retreat

aku akan mengambil jalan yang mudah
namun itu tak akan meninggalkan ruang tuk kemuliaan
aku akan memilih kehidupan yang nyaman
namun itu bukan kisah Tuhan

aku akan mengikuti jalan yang lebih cantik
namun melewatkan cara yang paling indah
aku akan berpegang teguh pada hal-hal yang akrab
namun menjalani hari-hariku di abu-abu

aku akan memilih apa yang stabil
namun menjadi dingin, apatis, dan bosan
aku akan mencari kekayaan bumi
namun kehilangan semua yang tersimpan di surga

aku ingin lebih banyak kesuksesan
namun tidak belajar begitu cepat tentang anugerah
aku akan melihat diriku lebih banyak dipuji
namun menyerah mengetahui wajah Tuhan

aku akan mengikat semua ujung longgarku
namun tidak tahu bahwa Dialah pembawa kedamaian
aku ingin waktu yang lebih bahagia
namun bertukar kegembiraan yang tak bisa berhenti

aku akan memilih yang normal
namun tidak mencicipi kelezatan langka
aku lebih suka mencintai kekasih hati
namun telah terampas keintiman Ilahi

Dia memilih untukku jalan utama
lebih terjal, lebih sempit serta curam
maka sekarang  aku harus menempuh jalan sulit ini
mengetahui hal itu mengarah ke kedalaman

sekarang aku harus memilih untuk menghargai jalan-Nya
dan percaya kepada-Nya untuk berjalan bersamaku di sana
sekarang aku harus cepat-cepat memikul tugasku
keterlibatan dengan penderitaan-Nya untuk berbagi

untuk suatu hari hidup ini akan berakhir
serta seluruh kesengsaraanku akan berakhir
ketika itulah aku akan melihat untuk apa semua ini
pada Dia Pelindungku, Penolongku dan Sahabat sejatiku

***
Solo, Kamis, 21 Februari 2019. 18:17
'salam damai penuh cinta'
Suko Waspodo
suka idea
antologi puisi suko