Mohon tunggu...
Sofianna Hanum
Sofianna Hanum Mohon Tunggu... Mahasiswa - Selamat membaca

Silakan baca reportase saya. Selamat membaca.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Mobilitas Dibatasi, Mahasiswa Undip Punya Solusi Permudah Pelayanan Publik

30 Juli 2021   19:41 Diperbarui: 30 Juli 2021   19:50 33 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

 Digitalisasi merupakan automatisasi bentuk kegiatan konvensional yang menjadi tren saat ini. Keadaan pandemi COVID-19 menjadi salah satu faktor pendorong digitalisasi berkembang secara signifikan. Segala bentuk kegiatan sudah beralih menjadi digital termasuk pelayanan publik yang disediakan oleh pemerintah atau biasa yang disebut E-Government. Pelayanan publik secara elektronik akan memudahkan masyarakat dalam menerima segala informasi, data maupun pelayanan lainnya dengan cepat, efisien dan transparan. Penggunaan E-Government memungkinkan masyarakat dapat mengakses layanan secara mudah selama 24 jam dan dapat dilakukan dimana saja sehingga masyarakat tidak perlu mengantre lama serta menghindari kerumunan yang menyebabkan penularan COVID-19.

Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai E-Government membuat upaya pemerintah dalam mengefisienkan pelayanan tidak optimal. Tak jauh beda dengan masyarakat RW 1 Kelurahan Candi. Menurut survei yang dilakukan sebelum pelaksanaan program KKN menunjukkan bahwa 75% dari responden di RW 1 tidak mengerti apa itu E-government dan 100% dari responden di RW 1 tidak pernah menggunakan E-government untuk mengakses pelayanan publik dari pemerintah. Hal tersebut sangat disayangkan mengingat banyaknya manfaat yang dapat diperoleh dengan menggunakan pelayanan publik secara elektronik apalagi pada masa pandemi COVID-19 yang membatasi mobilitas warga dalam segala kegiatan.

Dengan latar belakang tersebut membuat mahasiswa KKN Tim II tahun 2021 Universitas Diponegoro, Sofianna Hanum Tamara, melakukan program kerja KKN mengenai Edukasi Penggunaan E-Government Pada Masa Pandemi COVID-19 kepada para pengurus RT dan RW di wilayah RW 1 Kelurahan Candi. Pelaksanaan program dilakukan melalui penyampaian materi yang dilakukan di Balai Kelurahan Candi pada tanggal 23 Juli 2021 dengan protokol kesehatan yang ketat yaitu memakai masker, jaga jarak dan pengecekan suhu tubuh. Materi terdiri dari tiga jenis aplikasi yaitu new sistem administrasi pajak kendaraan bermotor online (new sakpole), sayang bunda dan konter. Penyampaian materi bukan terkait penggunaan e-government saja namun juga pemberian informasi mengenai alamat website, manfaat penggunaan e-government serta fitur-fitur dalam aplikasi tersebut.

DOKPRI
DOKPRI

Pemberian brosur mengenai informasi dan penggunaan e-government juga menjadi media tambahan bagi mahasiswa untuk melakukan edukasi kepada warga. Masyarakat menyambut program edukasi penggunaan e-government dengan antusias yang cukup tinggi, hal ini terlihat dengan adanya beberapa pertanyaan dari warga RW 1 setelah penyampaian bahkan terdapat warga yang mengunduh salah satu aplikasi dan merasa tertarik untuk menggunakannya.

Dengan pelaksanaan program edukasi penggunaan e-government dapat memberikan informasi, manfaat maupun panduan mengenai e-government serta meningkatkan antusias warga RW 1 Kelurahan Candi dalam penggunaan layanan publik secara elektronik dan secara tidak langsung mendukung program pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan