Mohon tunggu...
Sultoni
Sultoni Mohon Tunggu... Freelancer - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik AMATIRAN yang Suka Bola dan Traveling

Menulis untuk mengasah dan melatih nalar berfikir. Menulis sebagai upaya untuk meninggalkan jejak yang positif bagi peradaban. Menulis untuk melawan lupa.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Alasan Mengapa Tamu Undangan Dilarang Memakai Batik Motif Parang di Pernikahan Kaesang dan Erina

10 Desember 2022   05:00 Diperbarui: 10 Desember 2022   05:48 922
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto prewedding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. Foto : detik.com

Ada yang unik dari kemeriahan rangkaian acara resepsi pernikahan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Minggu hingga Senin, 10-11 Desember 2022.

Para tamu undangan yang akan menghadiri acara akad nikah dan resepsi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono dikabarkan tidak diperkenankan oleh panitia acara mengenakan batik dengan motif Parang pada saat menghadiri acara akad nikah dan resepsi pernikahan tersebut.

Acara akad nikah Kaesang Pangarep dan Erino Gudono sendiri dijadwalkan akan dilaksanakan di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Kota Yogyakarta pada Minggu, 10 Desember 2022.

Baca juga: Filosofi Kopi

Setelah acara akad nikah selesai, sehari setelahnya atau pada Senin, 11 Desember 2022 acara dilanjutkan dengan kirab pengantin.

Acara Kirab pengantin Kaesang dan Erina direncanakan akan dilakukan dari Loji Gandrung hingga Puro Mangkunegaran Kota Solo Jawa Tengah untuk selanjutnya dilakukan prosesi acara resepsi pernikahan ditempat tersebut.

Diperkirakan sekitar 6000 tamu undangan akan menghadiri acara resepsi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Puro Mangkunegaran, Kota Solo, Jawa Tengah .

Apa itu batik motif Parang?

Dilansir dari kompas.com, motif batik Parang adalah salah satu motif batik tertua di Indonesia yang sudah ada sejak zaman Keraton Mataram.

Tak heran jika kemudian motif batik Parang banyak ditemukan di daerah Solo dan Yogyakarta, Jawa Tengah.

Kain batik motif Parang. Foto : kompas.com
Kain batik motif Parang. Foto : kompas.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun