Mohon tunggu...
SNS
SNS Mohon Tunggu... Freelancer - Konsultan Bedah Cinta

A wife, mommy of 1 boys, working mom also as consultan Bedah Cinta, Contact me: WA 083153707731, Email shashanaura9@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Finansial

Kiblat Ekonomi Syariah, Jangan Hanya Kapitalisasi

30 Oktober 2021   22:48 Diperbarui: 30 Oktober 2021   23:28 83 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Finansial. Sumber ilustrasi: PEXELS/Stevepb

Kiblat Ekonomi syariah, Jangan hanya kapitalisasi

Pemerintah mendorong indonesia menjadi pusat ekonomi syariah karena potensi jumlah penduduk muslim dan produk syariah yang dimiliki.

Di saat negara belum berdasarkan syariah, kebijakan seperti ini dimungkinkan lahir dari cara pandang kapitalistik. Karena melihat peluang keuntungan negara dari sektor ini.

Proyeksi penduduk muslim dewasa indonesia mencapai 184 juta pada 4 tahun ke depan. Hal ini di nilai sebagai potensi besar bagi institusi penyedia layanan syariah terutama negara yang mayoritas beragama islam.

Benarkah hal ini, atau umat islam hanya sebagai target dari keuntungan kapitalistik yang berkedok syariah?

Dengan mayoritas penduduk muslim semestinya pemerintah tidak ragu mengimplementasikan seluruh syariat termasuk system ekonomi  islam karena dorongan keimanan. Dengan itu maka Allah turunkan berkah, negara dan rakyat mendapat maslahat (keuntungan, kesejahteraan) dan akan menjadi gravitasi/ kiblat ekonomi global.

Kesadaran masyarakat akan ekonomi syariah merupakan sebuah indikasi bahwa umat islam itu sendiri sudah siap jika negara menjadikan semua sektor masyarakat sesuai syariah bukan hanya ekonominya yang syariah.

Di dalam Al Quran Allah swt memerintahkan manusia agar berislam kaffah. Berekonomi syariah, bermuamalah syariah, berakhlak islam dan semua kehidupannya terikat dengan syariah.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Finansial Selengkapnya
Lihat Finansial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan