Smartfm Banjarmasin
Smartfm Banjarmasin

101.1 FM -The Spirit of Indonesia Check these out : Facebook : Smartfm Banjarmasin Twitter : @SmartFM_Bjm Youtube : Smartfm Banjarmasin Link Youtube goo.gl/bXtwuV

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Bahas APBD 2019, Hanya 1 SOPD yang Hadir, Komisi 2 Kecewa Berat

8 Agustus 2018   16:23 Diperbarui: 8 Agustus 2018   17:19 154 0 0
Bahas APBD 2019, Hanya 1 SOPD yang Hadir,  Komisi 2 Kecewa Berat
Sekretaris Komisi 2 DPRD Kalimantan Selatan - Imam Suprastowo saat mengungkapkan kekecawaannya di hadapan para media. (08/08)

Rapat pembahasan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara) untuk APBD Perubahan 2018 dan APBD Murni 2019 di Gedung DPRD Kalimantan Selatan kemarin (08/08), menimbulkan kekecewaan bagi Anggota Komisi 2. Rapat yang seharusnya dibahas bersama sejumlah SOPD mitra Komisi 2 di bidang ekonomi seperti Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, justru hanya dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan - Suparno.

Sekretaris Komisi 2 DPRD Kalimantan Selatan - Imam Suprastowo mengungkapkan kekecewaannya, karena mitra kerja yang seharusnya aktif ketika rapat malah tidak datang. Padahal materi pembahasan berhubungan erat dengan kebijakan anggaran untuk satu tahun ke depan.

"Saya tidak ingin dewan dianggap tidak memperjuangkan mitranya," ungkapnya usai gelaran rapat. Ia menegaskan sudah kerap mengingatkan kepada tiap SOPD untuk hadir dalam tiap pembahasan, namun sudah sering terulang. Pihaknya tidak ingin disalahkan jika anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan masing-masing instansi. Apalagi dari 10 anggota Komisi 2, 6 orang di antaranya merupakan anggota Badan Anggaran.

Hal ini menurutnya sudah keterlaluan, meskipun yang bersangkutan sudah memberikan kabar melalui telepon, namun tidak dapat menggantikan kehadiran. Terlebih tak hanya membahas anggaran, rapat tersebut juga beragendakan evaluasi kinerja instansi pemerintahan di bidang ekonomi itu, yang dinilai masih banyak yang harus ditingkatkan. Ke depan Ia berharap kejadian ini tidak lagi terulang, dan pimpinan SOPD tersebut dapat lebih memperhatikan tiap kegiatan pembahasan anggaran bersama legislatif.(Ev)