Slamet Bowo Sbs
Slamet Bowo Sbs Swasta

Bukan siapa-siapa namun bertekad memberikan yang terbaik untuk sesama, pernah 7 tahun menjadi "pekerja" media . Saya bisa dihubungi di wa/call 085245208831, email : slametbowo83@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Rayakan Tahun Baru Imlek, Ribuan Tatung Singkawang Menunggumu

4 Februari 2019   11:50 Diperbarui: 4 Februari 2019   11:59 26 0 0
Rayakan Tahun Baru Imlek, Ribuan Tatung Singkawang Menunggumu
MEMBAKAR DUPA - Seorang warga Singkawang membakar dupa di Kuil Kota Singkawang beberapa waktu lalu. Dopri

Ingin melihat langsung kemeriahan Tahun Baru China 2570 dan Cap Go Meh 2019, Singkawang adalah tempat yang cocok anda kunjungi jika masih penasaran. Di Sini, Tahun Baru Imlek hingga Cap Go Meh benar-benar dirasakan seluruh elemen masyarakat, tak hanya itu roda perekonomian berputar sangat deras di sini mulai dari 3 Februari hingga 20 Februari 2019 mendatang.

Bagi anda yang ingin ke Singkawang, Kalimantan Barat namun belum punya waktu yang pas, saya akan gambarkan keseruan Perayaan Tahun Baru Imlek hingga Cap Go Meh di sini agar anda mendapatkan gambaran jika tahun depan ingin merasakan sensasinya. 

Karna anda tidak dapat langsung datang begitu saja ke Singkawang, anda tak akan mendapatkan tempat menginap jika tak mempersiapkan diri jauh-jauh hari.

Menyebut nama Singkawang, memang yang langsung terlintas di benak kita adalah kampung pecinan terbesar di Indonesia. Tak salah, di sini memang banyak bermukim keturunan pendatang dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) alias Etnis Tionghoa. 

Tak hanya di perkotaan, di sini etnis Tionghoa bekerja di semua lini kehidupan, mulai dari pedagang, petani, nelayan, pegawai hingga Wali Kota Singkawang saat ini yakni Tjhai Chui Mie. Ia bahkan sempat sempat menjadi Ketua DPRD Singkawang ketika Awang Ishak terpilih menjadi Walikota periode sebelumnya. Tahun ini, menjadi tahun kedua ia menjabat. 

Kemeriahan Tahun Baru Imlek, sejatinya sudah mulai terasa sejak awal hingga akhir Januari lalu, tampak dengan mulai banyaknya pemasangan lampion di sudut-sudut kota. 

Bukan hanya Singkawang, di daerah lain seperti Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang juga merasakan hal yang sama. Hanya saja, nuansa serba merah hanya akan kita dapatkan ketika memasuki Kota Singkawang yang berjarak  151,1 kilometer dari Pontianak.

Waktu ideal memasuki Kota Singkawang sendiri memang jelang Perayaan Imlek seperti sekarang, karena jalanan akan menjadi macet semakin mendekati Perayaan Cap Go Meh nanti. 

Dari Kota Pontianak, Singkawang dapat dijangkau menggunakan kendaraan darat baik roda empat maupun roda dua. Rata-rata waktu tempuh normal ke wilayah ini sekitar 3 hingga 4 jam perjalanan.

Memasuki Kota Singkawang, anda akan disuguhi pemandangan perbukitan nan hijau. Di sisi kanan dan kiri jalan kita akan banyak menemukan kuil kuil kecil tempat warga membakar dupa memanjatkan doa. 

Kita juga dapat menjumpai kuil-kuil yang berada di atas bukit seperti layaknya kuil di negara aslinya, pemandangan yang pasti menakjubkan untuk anda yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Singkawang. 

Kota Singkawang sendiri adalah kota yang terbilang kecil dengan luasan 504 kilometer persegi. Wilayah ini awalnya berada di bawah naungan Kesultanan Sambas. Singkawang baru memisahkan diri dari Kabupaten Sambas pada 2001 dan menjadi kota administratif kedua setelah Kota Pontianak.

Bagi anda yang baru datang ke Singkawang tak perlu takut jika ingin menginap, di sini banyak terdapat hotel yang menyediakan tempat yang nyaman. Jika itu kurang menantang khususnya bagi traveler yang menyukai berbaur dengan masyarakat, anda bisa mencari di sekitaran kota  home stay yang merupakan rumah-rumah penduduk. Mereka akan dengan senang hati menyewakan rumahnya untuk anda.

Soal makanan, meski Singkawang merupakan kota dengan etnis China yang banyak anda tidak perlu khawatir. Anda bisa menemukan banyak rumah makan halal di sini, mulai dari yang kaki lima hingga rumah makan padang dan yang sejenisnya, membiasakan diri bertanya tentu menjadi kebiasaan yang baik untuk anda yang muslim. Keseruan suasana tahun baru China, akan sangat terasa ketika malam tiba. Ini karena Pemkot Singkawang melaksanakan event setiap tahun, biasanya dipusatkan di Stadion Kridasana Singkawang. 

VIHARA TRI DHARMA BUMI RAYA KOTA SINGKAWANG
VIHARA TRI DHARMA BUMI RAYA KOTA SINGKAWANG
Namun bagi anda yang tidak ingin bermacet-macetan ria, anda dapat mengunjungi Vihara Tri Dharma Bumi Raya, di sini view pemandangan Kota Singkawang sangat indah. 

Berlatar belakang kota dengan bangunan tua dan ribuan lampion serta masjid raya dengan toser menjulang tinggi rugi jika wisatawan tak mengambil momen di tempat ini. Anda juga dapat menikmati makanan dan minuman di sekitar vihara ini sambil bercengkrama dengan warga lokal bahkan hingga pagi hari.

Merasa lama menunggu Cap Go Meh yang biasa dilaksanakan dua pekan setelah Tahun Baru Imlek, anda dapat menikmati wisata yang berada di sekitaran Kota Singkawang. 

Tak perlu diragukan, Singkawang adalah wilayah dengan tempat wisata terbanyak di Kalimantan Barat, sehingga anda dapat menghabiskan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan tak terasa di sini.

ATRAKSI TATUNG - Dok. Kompas
ATRAKSI TATUNG - Dok. Kompas
Anda akan benar-benar merasakan sensasi berada di luar negeri ketika perayaan Cap Go Meh telah tiba. Ribuan tatung memadati Kota Singkawang sebagai puncak pergantian tahun warga China alias Tionghoa. 

Tatung sendiri adalah orang-orang yang memainkan atraksi berbahaya seperti melukai diri dengan pedagang, menusuk bagian tubuh dengan besi atau tombak dan sejenisnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2