Mohon tunggu...
Siti Nuronniah
Siti Nuronniah Mohon Tunggu... Mahasiswa

Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Upaya LSD Bantu Kembangkan Perekonomian di Masa Pandemi

4 Mei 2021   20:29 Diperbarui: 5 Mei 2021   03:26 64 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Upaya LSD Bantu Kembangkan Perekonomian di Masa Pandemi
Sumber:Canva

Pengembangan wilayah pedesaan berbasis perekonomian masyarakat menjadi salah satu prioritas utama pemerintah saat ini. Tujuan diadakan kegiatan dari (LDS) adalah untuk meningkatkan rasa peduli sosial bagi para penggerak dalam kemajuan bagi masyarakat desa di Indonesia dibawah aturan yang ditetapkan pemerintah daerah. Diperlukan dukungan sarana dan prasarana tersebut mampu mengarahkan perekonomian desa dalam hal melancarnya arus produksi dan pemasaran serta selanjutnya mempertimbangkan potensi dan kompetensi sumber daya manusia yang menjadi landasan pertumbuhan perekonomian desa itu sendiri. Untuk itu, peran pemerintah sangat diperlukan terutama dalam mengatasi permasalahan ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid-19. Sebelum kita membahas tentang ekonomi,lebih dahulu kita ketahui apa tugas dan jenis dari Lembaga Kemasyarakatan yaitu:

  • Menyusun rencana pembangunan secara partisipatif
  • Melaksanakan, mengendalikan, memanfaatkan, memelihara dan mengembangkan pembangunan secara partisipatif
  • Menggerakkan dan mengembangkan partisipasi, gotong-royong dan swadaya masyarakat
  • Menumbuhkembangkan kondisi dinamis masyarakat dalam rangka pemberdayaan masyarakat

Jenis Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan, yaitu :

  • Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW)
  • Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)
  • Karang Taruna (KARTAR), dan
  • Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)
  • Lembaga Adat
  • LINMAS

Berdasarkan tujuan dan lembaga dari kemasyarakatan tersebut dapat menjadi panutan bagi masyarakat desa untuk maju dan berkembang. Dengan itu pemerintah melakukan resiliensi guna menghadapi pengaruh yang ditimbulkan dari suatu bencana serta upaya mengatasi pengaruh bencana tersebut, untuk kemudian pulih seperti kondisi sebelumnya dengan cepat. Akan hal tersebut menjadikan masyarakat akan memilih jalan efektif untuk melakukan segala upaya demi kemajuan desa tanpa khawatir dengan dampak yang diberikan.

Pandemi covid-19 menyebabkan masyarakat menjadi rentan, sehingga hal tersebut mengharuskan masyarakat untuk mampu beradaptasi agar dapat resilien. Resilensi juga bisa dipandang sebagai proses adaptasi ilmiah di tengah-tengah kesulitan dan ketidapastian. Maka terkait hal  tersebut pemerintah memberikan bantuan berupa Bantuan Sembako,Bantuan Sosial Tunai,BLT Dana Desa,Listrik Gratis,Kartu Prakerja,Subsidi Gaji Karyawan,BLT Usaha Mikro Kecil, dan masih banyak lagi.

Upaya dapat dilakukan desa dalam mengoptimalisasikan maka peran BUM Desa dalam pengembangan ekonomi perdesaan di tengah pandemi Covid-19 berguna untuk memulihkan kondisi ekonomi masyarakat desa yang terdampak Covid-19. BUM Desa dibantu oleh berbagai jenis lembaga masyarakat dalam mengembangkan perekonomian terus diupayakan demi memajukan desa kembali dari keterpurukan. Dengan cara melakukan hal tersebut untuk optimalisasi peran BUM Desa sebagai penyedia bahan makanan pokok di desa,kemudian perlu dilakukan pemberian insentif dan kredit modal kerja bagi BUM Desa yang terdampak Covid-19. Dengan langkah tersebut, maka diharapkan BUM Desa dapat memulihkan dari dampak Covid-19 dan memberikan keuntungan bagi masyarakat desa. Walaupun pemerintah sudah memberikan upaya berbagai keringanan dengan bantuan bagi masyarakat,akan tetapi menurut saya masih belum adil karena tidak semua warga Indonesia mendapatkan. Banyak sekali ketentuan yang menjadikan masyarakat tidak bisa mendapat bantuan dari pemerintah. Oleh karena itu bidang-bidang dalam kemasyarakatan desa tidak tinggal diam dan maju dalam pengembangan perekonomian desa sendiri dan tetap dibawah naungan pemerintah.

VIDEO PILIHAN