Mohon tunggu...
Siti Nurjanah
Siti Nurjanah Mohon Tunggu...

Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga 2015

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Takbir Keliling Jalan Kaki Hiasi Idhul Adha 1436 H

29 September 2015   18:54 Diperbarui: 29 September 2015   18:59 168 0 0 Mohon Tunggu...

 Ada suasana beda dibanding tahun-tahun sebelumnya disaat menyambut hari besar seperti IdulAdha kali ini.
Konvoi saat malam takbiran adalah hal lumrah di sejumlah kota di Tanah Air. Umat Muslim yang bergembira menyongsong Lebaran, biasanya tumpah ruah ke jalan-jalan untuk rayakan datangnya Idul Adha

Dimana pada tahun-tahun sebelumnya disambut dengan takbir keliling yang kebanyakan menggunakan kendaraan bermotor,namun tampaknya tak begitu pada saat ini.

Masyarakat justru enjoy menikmati takbir keliling dengan berjalan kaki.Hal tersebut tampak ketika peserta lomba takbir keliling yang sengaja diadakan PHBI (Panitia Hari Besar Islam) setempat yang dimulai sekitar pukul 19.30 Wib terlihat ramai serta antusias penonton begitu besar (23/9). Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian meminta masyarakat tidak melakukan konvoi takbir keliling di Jakarta dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Larangan ini ditujukan agar kondisi lebih tertib.

"‎Takbir keliling adalah bagian dari ekspresi kegembiraan warga dalam menyambut hari kemenangan," kata Risma
Warga pun juga harus menyiapkan obat-obatan dan makanan serta minumal kecil. Bertakbirlah. Tapi bertakbir dengan khusyuk dan tertib. Lomba takbir keliling yang diikuti oleh kisaran 1880 orang tersebut terbagi menjadi 4 kategori peserta. Mulai dari tingkat SD sederajat,SMP sederajat,SMU sederajat serta peserta umum.Dengan menempuh jarak sekitar tiga kilometer,peserta mengikuti route mulai dari depan Masjid Agung hingga finish di Jl.Imam Bonjol. Dengan harapan bisa memberi contoh kegiatan yang benar-benar mengarahkan kepada masyarakat untuk menikmati moment dengan positif serta tidak mengganggu lalu lintas saat takbir keliling,kegiatan tersebut tampaknya oleh panitia sengaja diadakan.

“Mudah-mudahan kegiatan semacam ini tetap dilestarikan,sebab banyak manfaat yang kita peroleh.Selain menghibur,kenyamanan suasana sangatlah terasa damai serta tidak ada kesan yang negatif.” Kata Didik salah satu penonton yang menikmati acara tersebut.
Sementara dengan adanya kegiatan yang terbilang melalui jalur jalan umum,untuk pengamanan dan pengawalan serta antisipasi keamanan,Polres Bantul menyiagakan anggotanya dibeberapa titik tempat tertentu.Terutama pada simpul-simpul jalan yang dilalui oleh peserta pada malam itu.

Ketimbang berkonvoi dengan ugal-ugalan, masyarakat harusnya merayakan ‎takbir keliling dengan khusyuk dan sederhana. "Jangan ada korban sia-sia yang jatuh karena kecerobohan," tegas dia.

Menurut Jenderal bintang dua ini, aktivitas konvoi yang kerap muncul selama Idhul adha hanya menimbulkan keresahan, masalah keamanan, dan ketertiban masyarakat. Termasuk terjadinya tindak kekerasan dan pengeroyokan yang biasanya dilakukan oleh anak muda.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian meminta masyarakat tidak melakukan konvoi takbir keliling di Jakarta dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Larangan ini ditujukan agar kondisi lebih tertib dan tidak jadi keributan.

Banyak penoton yang melihat lomba takbir tersebut sehingga tersa ramai berbagai penjual makanan pun ikut berpartisipasi untuk menjual barang dagangan mereka, dengan demikian lomba takbir pun berlangsung banyak pesaerta yang mengikuti lomba takbir tersebut dengan kekompakkan mereka membuat penonton menjadi tertarik dan pandangan nya pun tertuju pada mereka.

Berbagai maskot yang unik dan menarik pun ikut di tampilkan supaya menambah suasana tambah meriah, para penonton pun mengambil kamera untuk foto atau videomaskot yang di buat oleh anggota masing-masing desa maupun gerakan yang di keluarkan.

Takbiran pun akhirnya berakhir sekitar jam 11 malam dan para penonton pun bergegas pulang , sangat puas melihat nya “ujar” dian salah satu penonton lomba takbir keliling.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x