Mohon tunggu...
Siti Nazarotin
Siti Nazarotin Mohon Tunggu... Guru

Dunia jadi indah karena kata-kata, maka rangkailah kata sebaik dan sejujur mungkin

Selanjutnya

Tutup

Kuliner

Sayur Kubis Bumbu Kuning

30 Mei 2020   12:23 Diperbarui: 30 Mei 2020   15:59 69 19 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sayur Kubis Bumbu Kuning
Dok.pri

Kubis adalah salah satu sayuran yang banyak kita temui di sekitar kita. Kita bisa dengan mudah mendapatkannya untuk dijadikan bahan sayuran.

Di super market, pasar tradisional, warung sayur bahkan tukang sayur selalu menyediakan kubis ini. Kebetulan saya beli di Ibu Tukang Sayur yang setiap hari lewar depan rumah dengan harga perkilo 8 ribu rupiah.

Penjual sayur dan buah-buahan di Blitar raya biasanya mengandalkan pasokan dari kota Batu dan Kabupaten Malang. Harga perkilo 8 ribu rupiah ini kemungkinan dari petaninya langsung kisaran 4 ribu rupiah atau kurang dari itu ya. Ini yang faham betul adalah Kompasianer senior Mbah Ukik nih.

Menurut unggahan akun  Fb Boeing Kristiawan di grup Komunitas Pertanian Blitar Indonesia (KPBI) pertanggal 12 Mei 2020, Info Harga Grosir di UPT STA Mantung Pujon Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, harga Kubis perkilo 4500. Kemungkinan sampai sekarang masih kisaran angka itu.

Berbagai menu masakan banyak yang menggunakan kubis sebagai bahan utama maupun bahan pelengkap. Makanya banyak petani yang mengembangkan pertaniannya dengan menanam berbagai macam buah dan sayuran termasuk kubis ini.

Soto, bakso, nasi goreng, sup, capjay adalah beberapa jenis makanan yang menggunakan kubis sebagai bahan pelengkap. Meskipun hanya sebagai pelengkap, namun tanpa kehadiran kubis,  menu tersebut kurang mantap, terasa ada yang kurang.

Kali ini saya tidak akan membagikan resep tentang salah satu dari menu tersebut, tapi masih tentang kubis
Saya akan bagikan resep yang berbahan utama Kubis yakni Sayur Kubis Bumbu KuningBaiklah silahkan disimak ya.


Bahan membuat Sayur Kubis Bumbu Kuning | Dok.pri
Bahan membuat Sayur Kubis Bumbu Kuning | Dok.pri
Bahan-bahan:

750 gram kubis putih
500 ml santan kental
1 liter santan encer
10 siung bawang merah
5 siung bawang putih
3 buah kemiri
1 buah tomat
15 cabe rawit merah dihaluskan
10 cabe rawit merah diutuhkan
1 ruas kunyit
1 ruas laos
1 sdm ebi
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Penyedap jamur alami secukupnya

Cara membuat:

Goreng 15 cabe rawit, bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, ebi.

Haluskan bumbu yang sudah digoreng di atas dengan menambahkan garam kasar agar cepat halus, geprek laos.

Rebus kubis dalam panci di air mendidih selama 5 menit, tujuannya untuk menghilangkan sisa pestisida yang masih menempel.

Buang air rebusan kubis, masukkan santan encer.

Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan, tambahkan 10 cabe rawit utuhan dan irisan tomat

Tunggu sampai bumbu meresap.

Setelah bumbu meresap, masukkan gula dan penyedap.

Terakhir masukkan santan kental, tunggu sampai mendidih namun jangan sampai pecah. Jangan lupa tes rasa.

Sayur Kubis Bumbu Kuning siap disajikan bersama nasi, bisa juga ketupat atau lontong.

Mantap surantaaap dah. Anda mau? Yuk praktekkan resep ini, mumpung masih di rumah aja kan.

Berikut urutan gambar sesuai dengan langkah-langkah cara memasak Sayur Kubis Bumbu Kuning:

Menggoreng bumbu | dok.pri
Menggoreng bumbu | dok.pri
Mengaluskan bumbu | dok.pri
Mengaluskan bumbu | dok.pri

Merebus kubis selama 5 menit dan air rebusan dibuang | dok.pri
Merebus kubis selama 5 menit dan air rebusan dibuang | dok.pri
Masukkan kubis, santan encer, bumbu halus dan cabe rawit utuh | dok.pri
Masukkan kubis, santan encer, bumbu halus dan cabe rawit utuh | dok.pri

Beberapa manfaat mengonsumsi kubis yang bisa dijadikan pertimbangan bagi anda adalah sebagai berikut:

1. Melancarkan Pencernaan.

Tekstur yang renyah dari kubis merupakan sumber serat tidak larut yang membuat pencernaan tetap dalam kondisi sehat.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung.

Kubis merupakan sumber polifenol yang sangat baik bagi tubuh. Kandungan ini bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan mencegah terbentuknya platelet. Kubis bisa mengontrol tingkat kolesterol.

3. Meningkatkan Kesehatan Kulit.

Kubis kaya dengan vitamin C, vitamin larut di air yang membantu terbentuknya kolagen. Hal ini merupakan protein yang bisa menberi struktur dan fleksibilitas bagi kulit.

4. Meningkatkan kekuatan otak.

Kubis merupakan makanan yang sangat bermanfaat untuk otak,  konsumsi kubis bisa membantu meningkatkan kesehatan otak.

Di samping memiliki banyak manfaat, ternyata kubis juga memiliki efek samping yang tidak baik bagi kesehatan, maka hal ini sangat penting untuk anda perhatikan.

1. Alergi.

Jika Anda alergi terhadap sayuran lain dari keluarga kubis seperti brokoli atau kembang kol ada kemungkinan Anda juga bisa alergi terhadap kubis.

2. Kemungkinan Ada Masalah Selama Kehamilan dan Menyusui.

Untuk ibu hamil dan yang sedang menyusui diusahakan untuk menghindari makan kubis mentah untuk mengurangi risiko penyakit.

3. Hipotiroidisme

Kubis dapat mengganggu hormom tiroid, jika Anda memiliki hipotiroidisme kurangi atau bahkan hindari konsumsi kol.

4. Menurunkan Gula Darah Terlalu Banyak

Jika Anda sedang menjalankan pengobatan diabetes, Anda harus menanyakan kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi kubis.

Untuk lebih menjaga keamanan dan meminimalisir resiko efek samping dari mengonsumsi kubis atau sayur yang lainnya dari paparan pestisida, ada baiknya anda mengikuti langkah-langkah berikut ini:

1.Cuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik, lalu dibilas dengan air mengalir.

2. Bersihkan perlengkapan dapur yang diperlukan untuk memotong sayur dan buah seperti talenan dan pisau pemotong.

3. Gunakan sabun agar seluruh perlengkapan aman digunakan.

4. Untuk sayur atau buah yang memiliki kulit keras, seperti melon, kentang, mentimun, ubi jalar, pare, labu siam, apel, dan wortel, Anda bisa menggunakan sikat khusus sayur dan buah yang lembut.

5.  Pastikan sayur dan buah telah dicuci terlebih dahulu sebelum dipotong atau dikupas. Hal ini bertujuan untuk menghindari sayur dan buah tersebut tercemar oleh kotoran yang melekat di permukaan kulitnya.

Karena sebagaimana kita ketahui ternyata banyak dari sayuran maupun buah yang menggunakan pestisida dalam masa pertumbuhan hingga panennya.

Hal ini disebabkan karena petani menginginkan tanamannya terhindar dari hama dan bisa menikmati hasil panennya tanpa mengalami kerugian yang berarti.

Kita sebagai konsumen yang harus berhati-hati dalam memilih dan memilah serta melakukan upaya untuk mengurangi efek samping tersebut.

Demikian artikel tentang resep Sayur Kubis Bumbu Kuning, semoga bermanfaat.

Siti Nazarotin
Blitar, 30 Mei 2020


Referensi:

1. Boeing Kristiawan - Grup FB Komunitas Petani Blitar Indonesia (12 Mei 2020).

2. merdeka.com

3. pikiran rakyat

4. Klikdokter

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x