Mohon tunggu...
Siti Nazarotin
Siti Nazarotin Mohon Tunggu... Guru

Dunia jadi indah karena kata-kata, maka rangkailah kata sebaik dan sejujur mungkin

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Pilihan

Melati, Wanginya Mendatangkan Rezeki

30 Maret 2020   10:34 Diperbarui: 30 Maret 2020   10:41 173 29 12 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Melati, Wanginya Mendatangkan Rezeki
Dokumen pribadi/Siti Nazarotin

Di desa saya masih terdapat banyak lahan kosong yang bisa untuk ditanami. Misalnya ditanami tanaman hias ataupun tanaman yang bisa dimanfaatkan. 

Seperti lahan milik Mbak Endang, salah satu tetangga saya ini memiliki lahan yang sangat luas. Hal ini tidak disia-siakannya.

Lahan seluas 490 m2 yang berada di selatan bangunan rumahnya, ia tanami bunga Melati. 10 tahun yang lalu ia mulai menanamnya.

Berawal dari saran bibinya yang menjalani profesi sebagai perias, yang sering mendapat undangan untuk merias temanten di daerah Blitar waktu itu. Agar lahan miliknya ditanami Melati. Bibinya melihat prospeknya sangat baik.

Seperti telah kita ketahui, acara pernikahan tak luput dari acara rias merias, terutama pengantin putri. Pada  adat Jawa khususnya, tiap kali ada acara pernikahan, selalu diselenggarakan "Temu Manten".

Dua pengantin dipertemukan dengan diiring oleh keluarga masing-masing. Biasanya acara ini dilangsungkan di rumah pengantin perempuan.

Nah, pada acara "temu manten" inilah tentunya kedua pengantin dirias sedemikian rupa agar terlihat istimewa. Di samping memakai baju khusus, wajah dirias laksana artis yang mau manggung, pun perlu asesoris atau hiasan yang semakin menambah cantik.

Salah satu asesoris yang selalu dipakai adalah roncean bunga Melati. Tidak hanya pengantin wanita saja, namun pengantin priapun diberi asesosir roncean Melati. Hanya beda caranya saja.

Kalau pengantin wanita, roncean melati disematkan pada sanggul, panjang menjuntai ke bawah terlihat sangat indah. Sedangkan untuk pengantin pria dengan cara dikalungkan.

Pada hari-hari biasa, sebelum Virus Corona merebak, kebutuhan bunga Melati sangat banyak. Sedangkan orang yang membudidayakan penanaman Melati sangat sedikit.

Hamparan Melati milik Mbak Endang/dok.pri
Hamparan Melati milik Mbak Endang/dok.pri
Hal inilah yang menjadikan harga bunga Melati kian menanjak. Harga bunga Melati saat Mbak Endang mulai bisa menjual, 10 tahun silam, masih 45 ribu perkilo gram. Kemudian naik menjadi 60 ribu, 70 ribu, 80 ribu dan sampai saat ini menembus angka 120 ribu. Wow lumayan mahal ya. 

Hampir tiap hari Mbak Endang memetik bunga Melati ini, karena hampir tiap hari pengepul membutuhkan bunganya. Untuk roncean Melati yang dibutuhkan justru bunga yang masih kuncup.

Rata-rata perhari kebun Melati milik Mbak Endang menghasilkan 1 kilo gram kuncup yang siap diantar ke pengepul. Pernah suatu kali kebun Melati miliknya 1 bulan menghasilkan uang 4 juta. Angka yang bisa dibilang banyak, buat Mbak Endang dan keluarga.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Mbak Endang berjualan Nasi Goreng dan Mie Goreng. Dibantu suami dan kedua anaknya. Maka penghasilan dari menjual bunga Melati ini sangatlah membantu perekonomian keluarganya, bahkan bisa menguliahkan anak bungsunya.

Mbak Endang adalah sosok yang sangat rajin dan ulet. Pagi selesai memasak, ia memetik bunga Melati dan langsung disetor kepada pengepulnya. Sorenya berjualan nasi goreng dan Mie goreng bahkan sampai malam. Demi mencukupi kebutuhan keluarganya ia  lakukan itu semua.

Agar pohon Melatinya bertahan tetap berbunga, setiap  2 bulan sekali disemprot obat penumbuh bunga dan obat untuk pembasmi ulat, kadang juga diberi pupuk organik.

Dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam merawat kebun Melati ini. Betapa tidak, bunganya yang kecil dipetik satu persatu sampai terkumpul banyak, mengitari sejumlah pohon yang memenuhi lahan seluas itu.

Sesuatu yang menghasilkan, memang tidak terlepas dari usaha, ketekunan serta ketelatenan. Seperti yang dilakukan Mbak Endang ini.

Melati, wanginya mendatangkan rezeki. Begitulah ungkapan yang pas, berkat ketelatenan dan kesabaran, mendatangkan uang untuk mencukupi kebutuhan.

So, anda tertarik untuk menanam Melati? Harus telaten dan sabar merawatnya ya. Demikian ulasan saya tentang bunga Melati, semoga bermanfaat.


Siti Nazarotin
Blitar, 30 Maret 2020

VIDEO PILIHAN