Mohon tunggu...
Siti Fatimah
Siti Fatimah Mohon Tunggu... Guru - SDN Grogol Selatan 01

Seorang guru SD di sebuah sekolah negeri di DKI Jakarta. Saat ini sedang memulai belajar menulis. Saya mempunyai seorang anak yang sangat senang ketika dibacakan cerita. Akan sangat bangga apabila bisa membacakan cerita dalam buku karangan sendiri kepada ananda tercinta. Semoga mimpi itu bisa terwujud.

Selanjutnya

Tutup

Hobby

Asah Kemampuan Menulis dengan Menjawab Tantangan Om Jay

18 September 2022   10:22 Diperbarui: 18 September 2022   10:28 78 12 8
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
dokumen pribadi : Group Tantangan Menulis Om Jay

Pagi ini group WA 'Tantangan Menulis Om Jay' sudah ramai dengan chat dari para penghuni group. Ada yang sudah berbondong-bondong mengisi list link hasil tulisan mereka, ada juga yang sekedar menyapa sesama warga group.Meskipun warga group ini hanya bersua melalui dunia maya, tetapi keakraban yang terjalin terasa seperti tetangga bahkan keluarga.

Pagi ini sang pemberi tantangan, Om Jay, memberikan tantangan kepada peserta group untuk menulis dengan stimulus gambar pedagang benda-benda tajam dan tempat servis benda tajam. Seperti gambar berikut.

dokumen pribadi : Group Tantangan Menulis Om Jay
dokumen pribadi : Group Tantangan Menulis Om Jay

Tadinya saya tidak bersemangat mengikuti tantangan ini, tetapi iming-iming hadiah dari Om Jay membuat saya tertarik. Iseng-iseng berhadiah, siapa tau bisa dapat kuota gratis, hee. Kalau misal tidak dapat hadiah pun, dengan mengikuti tantangan Om Jay pagi ini tentu akan mengasah kemampuan menulis saya yang masih taraf belajar level elementary ini.

Melihat foto benda tajam, kesan pertama saya adalah 'ih serem'. Namun, setelah melihat tulisan 'menerima service senjata tajam' pikiran saya langsung tertaut pada kegiatan belajar menulis. Setelah mengikuti materi-materi pada pelatihan belajar menulis asuhan Om Jay, saya tersadarkan bahwa setiap orang memiliki senjata yang tajam yang dianugarehkan Tuhan, yaitu berupa akal dan pikiran. Akal dan pikiran ini bisa menjadi tumpul apabila tidak pernah diasah. Nah, untuk mengasah akal dan pikiran agar menjadi tajam, manusia harus terus mengembangkan diri dengan banyak belajar. Kunci utama belajar adalah dengan membaca. Baik membaca buku secara khusus maupun membaca berbagai situasi dan keadaan yang terjadi di sekitar. Selain akal dan pikiran, manusia juga dibekali dengan hati dan perasaan yang bisa melahirkan kasih sayang, empati, dan kepeduliaan kepada sesama. Empati dan kepedulian ini juga harus diasah agar tajam. Jangan sampai kita, sebagai makhluk sosial, yang selalu membutuhkan orang lain, hanya menjadi makhluk sosial yang membutuhkan orang lain ketika kita perlu saja, tetapi tidak ada ketika orang lain memebutuhkan kita.

Kegiatan Belajar Menulis PGRI yang diprakarsai Om Jay adalah sebuah media bagi kita untuk mengasah keterampilan menulis. Keterampilan menulis yang terus terasah akan melahirkan karya-karya yang tajam, yang memberikan manfaat bagi penulisnya maupun pembacanya. Keterampilan menulis ini akan semakin tajam jika kita terus menambah jam terbang, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar dan mencari referensi bacaan.

Dengan bergabung bersama komunitas penulis kita juga menjadi termotivasi untuk terus bisa berkarya meski berbagai hambatan dan kendala kadang datang tanpa diduga. Sugesti diri bahwa menulis itu mudah, bahkan semudan membuat ceplok telor. Dengan begitu menulis bukan lagi menjadi beban, tetapi menjadi passion yang akan membuat kita merasa kurang jika sehari tidak menulis. Karena Om Jay selalu memberi mantra ajaibnya, yaitu "Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi". Dengan mengasah kemampuan menulis setiap hari, jemari pun akan lincah menari, mental penuh percaya diri, dan mudah-mudahan rejeki datang menghampiri seperti rejeki pedagang senjata tajam yang pagi ini diborong Om Jay. Aamiin.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan