Mohon tunggu...
Siti Marfuah
Siti Marfuah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Saya suka menulis

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Nilai Waktu dan Uang dalam Pandangan Ekonomi Islam

28 Juni 2022   01:38 Diperbarui: 28 Juni 2022   02:03 69 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

ABSTRAK

Uang adalah sesuatu yang dapat diterima secara umum sebagai alat pembayaran dalam suatu daerah tertentu atau sebagai alat pembayaran utang atau sebagai alat untuk melakukan pembelian barang dan jasa. 

Dalam system ekonomi konvensional dan ekonomi islam ada kesamaan dan perbedaan dalam memandang dan memaknai uang. 

System ekonomi konvensional memandang bahwa uang tidak hanya berfungsi sebagi alat tukar dan kesatuan hitung namun juga berfungsi sebagi komoditas yang dapat diperjualbelikan hingga menghasilkan keuntungan. 

Didalam ekonomi islam tidak akan terjadi konsep nilai waktu uang seperti dalam ekonomi konvensional, dalam islam uang hanya sebagai alat tukar perdagangan. Islam memandang bahwa uang dan komoditas itu berbeda dimana uang tidak memiliki kegunaan intrinsik, 

tidak bisa digunakan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia, serta uang tidaklah memiliki nilai waktu tetapi waktulah yang memiliki nilai ekonomi tergantung bagaimana cara penggunaannya. Waktu akan memiliki nilai ekonomi jika waktu tersebut digunakan dengan baik dan bijak. 

Kata Kunci : uang, nilai waktu uang, pandangan ekonomi islam.

 

PENDAHULUAN

Jaman sekarang perekonomian dunia berkembang dengan pesat karena adanya perluasan pasar serta peningkatan produktivitas. Perdagangan nasional dan internasional terus berkembang dengan didukung oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 

System perekonomian yang awalnya primitive telah beralih menjadi system perekonomian modern yang lebih efektif dan efisien. Semakin kompleksnya perdagangan dan khususnya membutuhkan sebuah alat tukar yang dapat memudahkan transaski. Uang dapat dijadikan sebagai alat untuk mempermudah terjadinya transaski, 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan