Mohon tunggu...
Siti DurrotunNila
Siti DurrotunNila Mohon Tunggu... Mahasiswa

Fakultas: FTIK Unisnu Jepara Prodi: Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Kompetensi Pedagogik, Kepribadian, Sosial, dan Profesionalisme Seorang Guru di Sekolah Inklusi

22 Juni 2021   13:08 Diperbarui: 22 Juni 2021   13:16 154 0 0 Mohon Tunggu...

Guru memiliki beban tugas yang berat, tidak hanya bertanggung jawab kepada peserta didiknya, tapi juga kepada negara seperti yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 "mencerdaskan kehidupan bangsa''. Guru memiliki peran sentral dalam upaya mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Maka dari itu guru harus menguasai empat kompetensi guru.

A. Pedagogik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah ilmu pendidikan, ilmu pengajaran . Secara etimologi, Paedogogie yang berarti: "Seni pembelajaran anak'' suatu istilah berasal dari bahasa Yunani "paid'' yang berarti anak dan "agogos'' berarti "membimbing''.

  1. John Dewey: Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional ke arah alam dan sesame manusia.
  2. Langeveld: mendidik adalah mempengaruhi anak dalam usaha membimbing agar menjadi dewasa. Usaha membimbing adalah usaha yang disadari dan dilaksanakan antara orang dewasa dengan anak yang belum dewasa.
  3. Hoogeveld: mendidik adalah membantu anak agar cakap menyelenggarakan tugas hidupnya atas tanggung jawabnya sendiri.
  4. Rousseau: pendidik adalah memberi kita pembekalan yang tidak ada pada masa anak akan teteapi kita membutuhkannya pada waktu dewasa.
  5. Ki Hajar Dewantara: mendidik adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Berdasarkan kan dapat pendapat di atas, maka mendidik adalah membantu anak dengan sengaja agar ia menjadi manusia dewasa, Susila, tanggung jawab, dan mandiri titik sedangkan yang dimaksud dengan dewasa ialah dapat bertanggung jawab terhadap diri sendiri secara pedagogis, biologis psikologis dan sosiologis.

B. Kompetensi Kepribadian 

Kompetensi guru adalah kemampuan mengolah pembelajaran peserta didik berkebutuhan khusus yang terdiri atas aspek pengetahuan pemahaman, kemampuan, nilai, sikap dan minat, Kompetensi yang harus dimiliki dalam proses pembelajaran di kelas untuk mencapai mencapai optimalisasi pembelajaran meliputi pengetahuan pemahaman, kemampuan dan nilai sikap, minat. Dalam hal ini terkait kompetensi guru yang berkualitas memiliki 7 domain utama yaitu domain Student, content assessment, instruction, learning environment, collaboration communication dan profesional.

C. Kompetensi Sosial

Kompetensi menurut Usman adalah suatu hal yang menggambarkan kualifikasi atau kemampuan seseorang, baik yang kualitatif maupun kuantitatif. Kemampuan kualitatif seseorang adalah kemampuan sikap dan perbuatan seseorang yang hanya dapat dinilai dengan ukuran baik dan buruk.

Siswa tunarungu menurut mores sebagaimana dikutip oleh Winardi (2007: 22) mengemukakan bahwa siswa tunarungu adalah siswa yang mengalami hambatan pendengaran ringan hingga sangat berat, yang berdampak kepada kemampuan berbahasa dan berkomunikasi. Interaksi dan komunikasi yang tidak efektif antara siswa tunarungu dengan guru dan siswa adalah tunarungu dengan siswa lainnya yang mendengar, mengakibatkan siswa hasil belajar siswa tunarungu tidak optimal.

D. Kompetensi Profesional

Setiap anak yang mengalami proses pendidikan di sekolah dan sudah duduk di bangku SMA atau bahkan sudah menjadi mahasiswa, tentu sebelumnya telah melewati jenjang pendidikan di tingkat Sekolah Dasar. Dengan demikian Sekolah Dasar adalah fondasi bagi pendidikan selanjutnya. Proses pembelajaran yang memerlukan perhatian bukan hanya proses pembelajaran reguler saja, namun juga perlu diperhatikan proses pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus. Deklarasi dunia tentang pendidikan inklusi menurut teks tanggap kerja semua komponen pada lembaga pendidikan untuk melaksanakan tugas melayani anak, khususnya anak berkebutuhan khusus. Secara lebih luas juga berarti melibatkan seluruh siswa tanpa kecuali seperti:

  1. Anak yang menggunakan bahasa ibu, dan bahasa minoritas yang berbeda dengan bahasa pengantar yang digunakan di dalam kelas, dan untuk berbeda dengan bahasa yang digunakan di dalam buku-buku pelajaran dan bacaan yang digunakan.
  2. Anak yang beresiko putus sekolah karena korban bencana konflik, bermasalah dalam sosial ekonomi daerah terpencil atau tidak berprestasi dengan baik.
  3. Anak yang berasal dari golongan agama atau kasta yang berbeda.

KOMPETENSI UMUM (GENERAL ABILITY) GURU DI SEKOLAH INKLUSI

Kompetensi guru inklusif adalah kemampuan guru untuk mendidik peserta didik berkebutuhan khusus dan untuk mendidik peserta didik berkebutuhan khusus jenis tertentu dalam bentuk: menyusun instrumen asesmen pendidikan khusus pelaksanaan pendampingan untuk mendidik anak berkebutuhan khusus, memberikan bantuan layanan khusus, memberikan bimbingan secara berkesinambungan untuk bantuan layanan khusus, memberikan bimbingan secara berkesinambungan untuk anak berkebutuhan khusus, memberi bantuan kepada siswa yang berkebutuhan khusus (Mudjito dkk 2012: 54). Dalam pedoman umum sekolah inklusif, mudjito dkk (2012: 52-53) menyatakan bahwa kompetensi guru inklusif selain dilandasi oleh 4 kompetensi utama (kompetensi pedagogik kompetensi kepribadian Kompetensi sosial, dan kompetensi profesional) secara khusus juga berorientasi pada kompetensi utama lain yaitu kemampuan umum (general ability) dan kemampuan dasar (basic ability).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN