Bisnis Pilihan

Strategi Menghadapi Era Disrupsi

11 Juli 2018   22:20 Diperbarui: 12 Juli 2018   05:51 801 1 0
Strategi Menghadapi Era Disrupsi
Sumber: campaignlive.co.uk

Belakangan ini para pengusaha sedang dihebohkan dengan situasi disrupsi yang sedang melanda di dunia usaha. Untuk sebagian kalangan situasi ini dianggap menjadi suatu peluang namun, bagi kalangan yang lain mereka menganggap hal ini menjadi ancaman bahkan menjadi awal dari penurunan atau kebangkrutan dalam dunia bisnis. 

Era disrupsi merupakan fenomena ketika masyarakat menggeser aktivitas-aktivitas yang awalnya dilakukan di dunia nyata, ke dunia maya. Hal tersebut menyebabkan para pembisnis untuk mengembangkan strategi bisnisnya menjadi lebih inovatif.

Pada era disrupsi ini para pembisnis dituntut untuk beradaptasi serta mengenali berbagai situasi saat ini yang memiliki banyak perubahan termasuk dalam segi teknologi. Jika suatu perusahaan tidak dapat menerima perubahan tersebut maka akan kalah dalam bersaing oleh perusahaan lain.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh bisnis dalam menghadapi era disrupsi agar bisnis tidak menurun.

Mencari Tau Perubahan Trend

Dengan ini bisnis akan selalu mengetahui apa saja perubahan yang sedang dan akan terjadi, misalnya seperti trend teknologi, ekonomi, budaya, politik, dan lingkungan alam. Dengan mencari tau segala perubahan trend yang ada maka akan meminimalisir terjadinya disrupsi bagi suatu bisnis yang sedang dijalankannya.

Membuat Inovasi Baru

Hal ini tentu sangat penting dalam berbisnis, dengan membuat inovasi baru akan membuat bisnis tidak mengalami disrupsi, karna dapat kita ketahui bahwa terjadinya disrupsi karena tidak ada perubahan dalam perkembangan suatu bisnis salah satunya dari sisi inovasi. Inovasi yang dapat dilakukan misalnya seperti bisnis yang menggunakan cara offline, perusahaan dapat membuat inovasi yang baru dengan menggunakan versi onlinenya.

Kolaborasi

Pada era disrupsi membuat bisnis sulit untuk menjalankan bisnisnya sendiri karena persaingan sudah sangat banyak dan semakin berat. Oleh karena itu dengan kolaborasi akan membuat suatu bisnis menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat mengembangkan bisnisnya dengan baik.

Ubah Pola Pikir

Pada era disrupsi ini diperlukan adanya perubahan dalam pola pikir dan kesadaran dari sumber daya manusia dalam suatu organisasi agar dapat bekerjasama dalam melakukan perubahan dan dapat melewati kegagalan pada era disrupsi, karena dampak dari disrupsi akan merubah segala sesuatu hal dalam melakukan proses bisnisnya. Oleh sebab itu solusinya adalah suatu organisasi harus merubah dan menyesuaikan diri terhadap perubahan yang terjadi di era disrupsi yang sedang terjadi agar tidak berdampak buruk dalam bisnis.

Mengetahui Resiko

Era disrupsi menjadi pemicu yang dapat berdampak negatif bagi bisnis. Oleh karena itu, para pembisnis harus selalu dapat mengetahui apa saja resiko yang akan terjadi dan bagaimana cara mengelola resiko yang akan terjadi pada bisnis yang sedang dijalankan. 

Agar dapat meminimalisir resiko, suatu organisasi harus mengetahui bagaimana disrupsi diidentifiksi, dianalisis dan dievaluasi sehingga bisnis dapat memiliki waktu untuk mengantisipasi gejala disrupsi yang akan terjadi dimasa yang akan datang.