Mohon tunggu...
Siti Rodiyah
Siti Rodiyah Mohon Tunggu... Wiraswasta - Bekerja dengan ikhlas dan sabar

IG @Mahameru_001 Cuma manusia biasa yang masih cetek bahasa dan ilmu.. mohon bimbingannya.. terimakasih

Selanjutnya

Tutup

Diary

Ketika Hati Berbicara

21 Mei 2021   19:18 Diperbarui: 21 Mei 2021   19:27 40 1 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Perjalanan menuju 25 ini aku dihadapkan pada jalan yang berliku bercabang dan sangat melelahkan, ditipu orang tersayang, dihina saudara, diremehkan orang asing, dan kembali membenci ayah sendiri, rasanya semua harapan cita-cita dan semua keinginan kalah dengan kenyataan itu. 

Putus asa disaat sakit, menangis melihat ibu yang sudah tua, mendengar keluhan teman karena kesendirian ini, terusik ocehan bibi yang ingin menjodohkan ku, juga orang asing yang selalu merendahkan ku, dan masih banyak lagi.

Saat ini aku banyak menonton tayangan komedi agar bisa menghibur situasi yang buruk ini, melihat tingkah konyol pemain Lapor Pak, menonton acara RunningMan, atau sesekali meroasting diri sendiri saat mengendarai motor, apa cuma aku yang suka meroasting diri sendiri saat berkendara?? 

Bergumam dalam hati atau diam-diam berbisik, sebenarnya ada hal lain yang bisa membuatku tersenyum, ntah kenapa aku sangat suka melihat mobil kontainer lewat, ada rasa senang didalam hati ini, rasanya sangat menggembirakan melihat kotak besar warna warni berjalan dengan roda-roda yang besar, UD dan Scania dua merk ini yang sering aku lihat, kalau wings box ntah kenapa aku kurang menyukainya, meski besar juga ada yang berbeda rasanya, hah serunya kalau saat ini ada transformers lewat.

Seperti itulah belakangan ini aku berfikir, mengkhawatirkan banyak hal terlebih di usia menuju 25 tahun, iyaa maklum saja lebaran kemarin seperti tahun-tahun sebelumnya banyak yang bertanya "kapan nikah" "mana gandengannya" dll, dan bukan cuma tentang pasangan, mengingat betapa bodohnya diri ini, andai aku menamatkan kuliah ku.

Andai aku lebih fokus mengejar cita-cita ku, andai aku lebih memilih membeli sebuah tanah kosong dibanding mengambil kpr, dan andai aku tidak percaya begitu saja pada seorang lelaki yang hanya ingin "menipu" ku, berfikir kalau aku gak ketemu dia mungkin aku sudah bisa membelikan gelang untuk ibu ku, bodoh sekali aku ini, dan betapa sabarnya aku.

Beruntung aku orang yang sangat percaya diri dengan segala kekurangan ini, meski apapun yang terjadi aku percaya pasti semua memang sudah seharusnya seperti itu, mungkin jika aku memilih menamatkan kuliah ku dan mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik mungkin kadar kesusahan yang aku alami pun akan lebih sulit lagi, yaakan, gak ada yang tau hasilnya seperti apa? 

Ketenangan, saat ini aku hanya butuh ketenangan, mendengar melihat semua orang yang tidak tau betul siapa aku tapi mencampuri terlalu dalam juga pikiran-pikiran buruk terhadap banyak orang, hah apa sebaiknya aku menerima perjodohan itu? agar siapa tau beban ini sedikit berkurang, wkwkwkwk pasti ngga akan semudah itu juga yaa.. menikah=keluar dari masalah?? No way? sayangnya aku ngga punya akun TikTok kalau punya sama seperti mereka yang tiap masalah hidup sudah dijadikan konten, hadeuh.. iya beda dengan ku, aku lebih suka seperti ini, menuangkan dalam tulisan.

Banyak gaya untuk merefleksikan bahasa hati ini, karena hak setiap orang untuk jadi perhatian bagaimanapun bentuknya, tapi ada baiknya bicara jauh lebih dalam lagi dengan hati dan logika ini, agar jangan sampai melukai seseorang, karena seperti hati yang tulus diri ini pun memiliki kehormatan yang pasti ingin dihargai. Aku percaya setiap orang pernah berbicara dengan hatinya.

Aku berharap semoga ada pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini, dan terimakasih sudah membaca.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan