Mohon tunggu...
SISKA ARTATI
SISKA ARTATI Mohon Tunggu... Guru - Ibu rumah tangga, guru privat, dan penyuka buku

Bergabung sejak Oktober 2020. Antologi tahun 2023: πŸ’—Gerimis Cinta Merdeka πŸ’—Perubahan Itu Pasti, Kebajikan Harga Mati - Versi Buku Cetak πŸ’— Yang Terpilih Antologi tahun 2022: πŸ’—Kisah Inspiratif Melawan Keterbatasan Tanpa Batas. πŸ’— Buku Biru πŸ’—Pandemi vs Everybody πŸ’— Perubahan Itu Pasti, Kebajikan Harga Mati - Ebook Karya Antologi 2020-2021: πŸ’—Kutemukan CintaMU πŸ’— Aku Akademia, Aku Belajar, Aku Cerita πŸ’—150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi πŸ’— Ruang Bernama Kenangan πŸ’— Biduk Asa Kayuh Cita πŸ’— 55 Cerita Islami Terbaik Untuk Anak. πŸ’—Syair Syiar Akademia. Penulis bisa ditemui di akun IG: @siskaartati

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Rindu di Bejana Tunggu

26 September 2023   07:53 Diperbarui: 26 September 2023   08:00 110
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar ilustrasi: https://www.pexels.com/id-id/foto/siluet-manusia-di-bawah-langit-biru-selama-malam-hari-957917/

Sepagi ini, kau pungut rindu dari sudut matamu
Lalu kau simpan dalam bejana tunggu.
Kau tutup bejana itu dengan doa agar kelak bisa bersua, denganku.
Kau tak ingin rindu yang terhimpun di sana, menguar begitu saja,
tak mau terbawa oleh angin lalu.

Siang ini, kau masih memungut serpihan rindu dari sudut hatimu
Lalu kau simpan dalam bejana tunggu.
Lagi-lagi kau tutup bejana itu, kali ini dengan mantra manis, kumenjagamu hingga kita bertemu.
Rindumu bergolak dalam bejana bisu.
Rindumu bergaduh menyuarakan luka-luka yang belum sembuh

Kala senja menyapa, kau mengajak bejana penuh keping-keping rindu
Ke atas bukit berhampar ilalang candu rayu
Membuka tutupnya dan sengaja membiarkan rindu itu terbang bagai kupu-kupu lepas dari karantina
Sudut matamu berhias titik-titik kaca
memantulkan bias warna jingga
Bibirmu berbisik, pertemukan aku dengan bidadariku

Langit malam cerah penuh pesona terang
Kau tersenyum dengan binar mata haru
Menemukanku di antara rasi bintang
Rindumu berdansa di antara galaksi semesta

Kota Tepian Mahakam, 26 September 2023, 08.45 wita

***

Artikel 87 - 2023

#Tulisanke-532
#PuisiSiskaArtati
#RindudiBejanaTunggu
#NulisdiKompasiana

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun