Mohon tunggu...
SISKA ARTATI
SISKA ARTATI Mohon Tunggu... Ibu rumah tangga, guru privat, penyuka buku dan lagi senang Nulis

Bergabung sejak Oktober 2020. Antologi: 💗Kutemukan CintaMU 💗 Aku Akademia, Aku Belajar, Aku Cerita 💗150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi 💗 Ruang Bernama Kenangan. Penulis bisa ditemui di akun IG: @siskaartati / @siska_mentorpaytren

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Artikel Utama

Bahasa Inggris Itu Mudah dan Asyik, Begini Usaha Saya Menguasainya

31 Mei 2021   12:46 Diperbarui: 31 Mei 2021   19:52 523 44 20 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bahasa Inggris Itu Mudah dan Asyik, Begini Usaha Saya Menguasainya
Bahasa Inggris (Sumber: pexels/pixabay)

Dear, Kompasiana Readers!

Persepsi dan motivasi orang dalam belajar bahasa Inggris beraneka ragam, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. 

Kebutuhan akan pentingnya menguasai bahasa asing yang satu ini juga berbeda pada setiap orang. Sebagian menganggapnya mudah, biasa-biasa saja, dan ada juga yang merasa susah atau pelajaran yang menakutkan. 

Bagi anak-anak, bahasa Inggris bisa jadi merupakan bahasa asing yang unik untuk diketahui dan dipelajari, baik di sekolah maupun di tempat kursus yang ia ikuti. Karena bahasa ini bukanlah bahasa kedua yang digunakan dalam percakapan atau pergaulan sehari-hari. 

Saya sendiri pun menempatkan bahasa Inggris sebatas teori dan praktek bersama anak didik yang mengikuti les privat. Berbeda kondisi dan situasi saat saya masih bekerja di perusahaan asing.

Namun setidaknya dengan mengetahui dan mempelajari bahasanya, maka saat mereka menonton film atau menyimak lagu berbahasa Inggris, minimal paham jalan cerita atau makna lagu yang didendangkan. 

Apalagi penyanyi lokal kini tak segan memasukkan lirik berbahasa Inggris pada lagu yang dibawakannya. Pun para penulis menyisipkan kata berbahasa asing pada naskah yang diunggahnya.

Bagi para pembaca yang masih aktif di dunia kerja, bahasa Inggris diperlukan karena perangkat elektronik penunjang kerja hampir semuanya menggunakan bahasa Inggris. 

Terlebih lagi, bagi mereka yang bekerja di perusahan asing, tentu bahasa ini sangat diperlukan untuk berkomunikasi dengan para ekspatriat yang ada di lingkungan kerja.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya pribadi yang selama ini bergelut dengan bahasa Inggris. Orang yang menganggap belajar bahasa inggris itu mudah dan biasa-biasa saja, maka yang bersangkutan belajar dengan senang hati dan kemungkinan berhasil menguasai bahasa tersebut akan tercapai. Namun bagi yang menganggap belajar bahasa Inggris itu susah, maka biasanya ia akan menemui kesulitan dalam belajar dan bahkan merasa tersiksa ketika belajar.

Motivasi yang tumbuh dari dari dalam diri atau dukungan dari orang lain, bisa mengantarkan pada semangat untuk mau BELAJAR dan MEMPELAJARI. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x