Mohon tunggu...
SISKA ARTATI
SISKA ARTATI Mohon Tunggu... Penulis Pemula

Bergabung sejak Oktober 2020. Antologi: 💗Kutemukan CintaMU 💗 Aku Akademia, Aku Belajar, Aku Cerita 💗150 Kompasianer Menulis Tjiptadinata Effendi 💗 Ruang Bernama Kenangan. Penulis bisa ditemui di akun IG: @siskaartati / @siska_mentorpaytren

Selanjutnya

Tutup

Finansial Artikel Utama

Tabungan Vs Investasi, Mana yang Sebaiknya Dipilih?

24 Maret 2021   05:37 Diperbarui: 24 Maret 2021   17:29 890 43 14 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tabungan Vs Investasi, Mana yang Sebaiknya Dipilih?
ilustrasi investasi (FREEPIK/JCOMP via kompas.com)

Pembaca Kompasiana yang sehat dan berbahagia.....

Kalau kita punya uang atau surplus dalam kekayaan, sebaiknya ditabung atau diinvestasikan ya? Nah, untuk menjajawab sekaligus memahami hal tersebut, kita akan bersama-sama mempelajari tentang pengeluaran, tabungan dan investasi.

Melalui pembelajaran daring yang saya ikuti bersama Pak Deddi Nordiawan, dosen sekaligus E-Learning Initiator, beliau menjelaskan dan memaparkan tentang strategi mengelola tabungan dan investasi. 

Dalam mengelola keuangan, biasanya terbagi menjadi 3 hal, yaitu pengeluaran, tabungan dan investasi. Pada pengelolaannya, dibutuhkan strategi yang tepat agar kita tidak salah langkah. 

***

Pembahasan 

Pengeluaran, pengertian sederhananya adalah keluarnya uang dari saku atau rekening kita berupa biaya (keluarnya uang dari saku atau saldo rekening untuk pembelian atau sesuatu yang tidak dapat kita ambil lagi, jadi berupa konsumsi). Atau kita pergi melakukan perjalanan, kita mengeluarkan biaya melalui e-money untuk bayar tol, maka biaya yang sudah keluar tidak dapat kita tarik kembali. Nah itu pengeluaran.

Ada juga pengeluaran yang disebut dengan investasi, yang mana kita keluarkan uang saat ini, namun kita akan mendapatkan hasil keuntungannya di masa depan. 

Lalu ada juga pengeluaran dalam bentuk tabungan. Misalnya, kita memiliki uang tunai atau non tunai seperti e-money dalam sebuah aplikasi. 

Uang tersebut dapat kita keluarkan, kemudian kita investasikan dan tidak hilang, ia hanya berpindah wujud saja, bisa menjadi deposito (tabungan) atau saham. Jenis pengeluaran ini tidak hilang, karena kita akan mendapatkan keuntungannya hasil di masa depan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN