Mohon tunggu...
Yoga saepul haq
Yoga saepul haq Mohon Tunggu... Pelajar -

Perawat yang gemar motret

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Curigai Gangguan Afektif Musiman

13 November 2015   08:19 Diperbarui: 13 November 2015   08:24 138 2 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Dari awal saya memang sudah curiga terhadap keadaan saya dan temen-temen saya yang lainnya. Satu minggu setelah kedatangan kami di Jepang pada awal bulan Oktober 2015 kemarin, yang juga bertepatan dengan musim gugur itu membuat mereka banyak mengatakan nafsu makannya meningkat, banyak mengeluh/moody. Begitupun saya, saya merasakan tidak ada motivasi, lemas (kehilangan energi), merasa cemas, menarik diri dan Sulit berkonsentrasi dan mengolah informasi. Kehilangan minat dalam kegiatan yang biasanya disukai. Karena saya seorang pelajar nilai-nilai sayapun dengan signifikannya anjlok.

Kecurigaan saya terhadap Seasonal affective disorder (SAD) semakin jelas ketika saya Kehilangan minat dalam kegiatan yang biasanya disukai dan rasa ingin mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat.

Seasonal affective disorder (SAD) adalah jenis depresi ringan yang terjadi pada musim dingin atau musiman.

Penyebab spesifik SAD masih belum diketahui. Namun beberapa factor tertentu yang mungkin ikut mempengaruhi adalah meningkatnya melatonin, Perubahan musim dapat mengganggu keseimbangan hormone melatonin yang berperan dalam pola tidur dan suasana hati. Zat kimia otak (neurotransmitter) yang biasanya mempengaruhi suasana hati, mungkin juga ikut berberan dalam gangguan afektif musiman. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan penurunan serotonin dan dapat memicu depresi. Serta kekurangan sinar matahari di musim gugur dan musim dingin dapat mengganggu jam internal tubuh yang mengatur waktu kita kapan harus tertidur, istirahat atau terjaga. Gangguan ini disebut juga ganggguan irama sirkadian. Dengan tidak teraturnya atau kurangnya waktu tidur dan istirahat juga dapat menyebabkan perasaan depresi.

Walaupun gejala ini biasanya hilang ketika hari menjadi lebih cerah seperti di musim semi dan musim panas. Namun ada beberapa orang yang memiliki pola berlawanan yang dapat mengalami stress pada musim semi atau musim panas.

Gangguan biasanya mungkin ringan namun dapat menjadi semakin parah sepanjang musim sedang berlangsung. Gejalanya kurang lebih seperti yang saya dan teman saya rasakan diatas.

Depresi musim dingin, gejala gangguan SAD meliputi:

  • Depresi
  • Merasa tertekan hampir sepanjang hari, hampir setiap hari
  • Merasa cemas
  • Lemas (kehilangan energi)
  • Murung
  • Banyak tidur atau susah tidur
  • Kehilangan minat dalam kegiatan yang biasanya disukai
  • Perubahan pola makan, ingin menkonsumsi makanan tinggi karbohidrat
  • Mengalami gangguan berat badan
  • Sulit berkonsentrasi dan mengolah informasi

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko gangguan afektif musiman meliputi :

  • SAD biasaya lebih sering pada perempuan dibandingkan laki-laki, namun laki-lakipun tidak mustahil memiliki gejala yang lebih berat.
  • Anak-anak muda memiliki resiko lebih tinggi terhadap SAD.
  • Riwayat keluarga. Orangtua yang memang punya riwayat terkena SAD atau memiliki riwayat alergi terhadap cuaca dingin juga cenderung lebih mudah terkena SAD.
  • Memiliki depresi klinis atau gangguan bipolar. Gejala depresi dapat memperburuk secara musiman jika memiliki salah satu dari kondisi ini.
  • Hidup jauh dari katulistiwa atau terbiasa dengan musim panas/ suhu yang lebih hangat. SAD lebih umum dirasakan oleh orang-orang yang tinggal didaerah dingin dan pada orang yang baru merasakan suhu berbeda dari biasa keseharian.

 

Memang saya dan teman-teman saya baru pertama merasakan dinginnya musim gugur dan musim dingin Jepang, apalagi umur kami yang kebanyakan masih dibawah 23 tahun yang masih senang-senangnya bermain tanpa memperhatikan waktu istirahat. Yang paling utama adalah karena ini pertama kalinya kami berada di Utsunomiya Jepang. Memang katanya Utsunomiya adalah kota yang tidak terlalu dingin dibandingkan kota-kota dibagian utara negri sakura ini. Tetapi dengan udara yang seperti ini adalah pertama bagi kami. Bagi anak-anak desa yang kesehariannya berteman dengan sengatan cahaya matahari.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kesehatan Selengkapnya
Lihat Kesehatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan