Mohon tunggu...
Sinto
Sinto Mohon Tunggu... Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Airlangga|Peserta Rumah Kepemimpinan Surabaya

yakinkan dengan iman usahakan dengan ilmu sampaikan dengan amal

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Begini Seharusnya Peran Mahasiswa Menuju Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia

4 Maret 2019   00:08 Diperbarui: 4 Maret 2019   00:22 0 0 0 Mohon Tunggu...

Dunia ini memiliki luas lautan yang mencapai kurang lebih 70 berbanding 30 dengan luas daratan, hal ini yang menjadikan negara-negara di dunia tertantang untuk memiliki kepentingan laut agar dapat memajukan maritimnya. Seiring dengan perkembangan lingkungan yang strategis, laut memiliki peran yang signifikan dan dominan dalam mengantar kemajuan suatu negara.

Kekuatan laut merupakan suatu unsur yang penting bagi kemajuan dan kejayaan suatu negara, jika kekuatan laut tersebut dikelola dengan baik, maka dapat menciptakan keamanan dan meningkatkan kesejahteraan suatu negara. Namun, jika kekuatan laut tersebut dibiarkan begitu saja dapat mengakibatkan kerugian bagi suatu negara atau bahkan meruntuhkan negara tersebut.

Secara geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki luas lautan lebih besar daripada daratan. Hal tersebut dapat terlihat adanya garis pantai yang hampir setiap pulau di Indonesia, hal itulah yang menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia, menempati urutan kedua setelah Kanada. Kekuatan inilah yang dapat berpotensi besar untuk memajukan perekonomian Indonesia.

Indonesia merupakan negara terbesar di kancah dunia yang memiliki 17.504 pulau dan luas total perairan 6,4 juta km persegi yang menjadikan Indonesia berpotensi sebagai poros maritim dunia. Tujuan dari poros maritim dunia ini yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara yang besar, kuat, dan makmur. Dalam perjalanan menuju negara poros maritim dunia memerlukan pembangunan proses maritim dari berbagai aspek seperti aspek infrastruktur, sosial-budaya, politik, keamanan, ekonomi, dan hukum.

Adapun program-program utama untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia yaitu dengan melakukan penegakkan kedaulatan wilayah laut NKRI, penguatan serta pengembangan konektivitas maritim, revitalisasi sektor-sektor ekonomi dan kelautan, rehabilitasi kerusakan lingkungan dan konservasi biodiversity, serta dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas Sumber daya manusia kelautan.

Dari sinilah peran pemuda dibutuhkan untuk turut serta dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Namun untuk mewujudkan hal tersebut perlu adanya sinergitas antara pemerintah, instansi, dan lembaga. Dalam melakukan perwujudan tersebut, terdapat beberapa upaya seperti pengembangan masyarakat daerah pesisir mengenai pendidikan, kesehatan, sosial lingkungan, budaya, ekonomi dan pariwisata.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan Indonesia menuju poros maritim dunia yaitu dengan meingkatkan kesehatan masyarakat yang berada di pesisir. Tujuannya adalah selain untuk meningkatkan kesehatan, juga dapat menjadikan sumberdaya manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi.

Masyarakat pesisir ialah suatu kelompok yang bertempat tinggal di wilayah pesisir pantai, membentuk serta memiliki kebudayaan yang khas yang terkait dengan ketergantungan pada pemanfaatan sumberdaya di wilayah pesisir. Kebanyakan masalah yang ada di daerah pesisir yaitu masalah lingkungan, kesehatan, perilaku dan sosial. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat.

Banyak dari masyarakat berpikir bahwa laut termasuk di dalamnya pesisir merupakan tempat sampah yang ideal. Laut luas diperkirakan dapat mengahancurkan bahan-bahan yang dibuang di perairan laut. Namun faktanya, laut adalah sistem ekologis yang mempunyai kemampuan terbatas. Hal ini terjadi dikarenakan tingginya kegiatan manusia pesisir dalam melakukan pemenuhan kebutuhan hidupnya. Akibat yang didapat dari kegiatan tersebut adalah pencemaran air laut. Masalah lingkungan tersebut dapat mengakibatkan pada masalah kesehatan masyarakat, khususnya masyarakat pesisir.

Masalah kesehatan merupakaan suatu masalah yang kompleks. Begitupun pemecahannya, tidak hanya dapat dilihat dari segi kesehatan itu sendiri tetapi harus melihat dari seluruh segi yang ada terhadap masalah "sehat-sakit". Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan, namun ada 4 hal yang utama yaitu perilaku, lingkungan, pelayan kesehatan, dan genetik (keturunan).

Empat faktor ini dapat berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan saling mempengaruhi satu sama lainnya. status kesehatan dapat dicapai secara optimal jika empat faktor tadi memiliki kondisi yang optimal juga, namun jika salah satu ada yang terganggu maka semuanya akan bergeser.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2