Mohon tunggu...
Sinta AnuriahWulan
Sinta AnuriahWulan Mohon Tunggu... Anak baik

Jangan lupa sholawat

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Kendala Penggunaan Media Pembelajaran Di Kecamatan Donomulyo Pada Masa Pandemi

26 Oktober 2020   23:44 Diperbarui: 26 Oktober 2020   23:49 51 0 0 Mohon Tunggu...

Pandemi Covid-19 membuat  pemerintah harus segera mengambil kebijakan untuk memutus penularan Covid-19 yaitu dengan memberlakukan social distancing, kemudian diubah menjadi physical distancing, diubah lagi menjadi PSBB, dan saat ini sudah mulai diterapkannya new normal. Adanya pandemi Covid-19 membawa dampak bagi semua bidang, salah satunya bidang pendidikan. Kebijakan yang diambil dalam bidang pendidikan yaitu dengan diberlakukannya pembelajaran daring atau online. Pembelajaran daring ini mempengaruhi rancangan pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka langsung di sekolah. Begitu juga dengan penggunaan media pembelajaran yang sebelumnya dilakukan ketika pembelajaran tatap muka secara langsung. Pembelajaran daring (online) membuat guru harus menentukan media pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi siswa.

Menurut  Association of Education and Communication Technology (AECT) (dalam Ani Cahyadi, 2019), media merupakan segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan dan informasi. Dapat dipahami bahwa media pembelajaran merupakan alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi yang mampu mendukung proses pembelajaran. Jenis media pembelajaran semakin beragam, mulai dari media audio, media visual, media audio-visual, media multimedia, dan media realita. Proses pembelajaran daring (online) membutuhkan media pembelajaran yang dapat dijangkau secara luas dan dapat diakses dalam jumlah anggota yang banyak. Seiring perkembangan teknologi yang semakin maju, maka  ada berbagai pilihan aplikasi yang dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran daring. Diantaranya whatsapp groub, zoom meeting, gmeet, E-learning,  google classroom, quizizz, dan sebagainya. Berbagai aplikasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Dalam pembelajaran daring (online) ada kendala tersendiri bagi siswa yang bertempat tinggal di wilayah Kecamatan Donomulyo yang tidak semuanya mudah dalam hal jaringan, ada beberapa wilayah yang susah sinyal. Dengan demikian, kebanyakan guru di wilayah Kecamatan Donomulyo memilih untuk menggunakan Whatssapp Groub sebagai media pembelajaran ketika daring. Hal ini sudah melalui pertimbangan mengenai kondisi siswa dan lokasi yang tidak terlalu efektif jika menggunakan aplikasi seperti zoom dan lainnya. Meskipun melalui Whatssapp Groub, pendidik tetap mampu berinteraksi dengan para siswa meskipun tidak bertatap muka. Pendidik juga bisa mengajar dengan mengirimkan power point. Selain itu, pendidik juga bisa mengirim video pembelajaran terkait penjelasan materi. Pendidik juga bisa mengajar melalui voice note yang bisa didengarkan oleh siswa. Jika diperlukan untuk tatap muka dan tidak memungkinkan menggunakan aplikasi seperti zoom dan lainnya, pendidik bisa melakukan tatap muka melalui video call dari whatsapp, meskipun hanya mampu digunakan delapan orang. Selain menggunakan whatsaap groub, pendidik juga menggunakan E-learning dan quizizz sebagai pendukung proses pembelajaran supaya siswa tidak merasa bosan. Perlu digaris bawahi bahwasanya apapun jenis media pembelajarannya tidak akan menjamin keberhasilan dalam proses pembelajaran, jika guru dan siswa tidak dapat memanfaatkannya dengan baik.

VIDEO PILIHAN