Mohon tunggu...
Sigit Eka Pribadi
Sigit Eka Pribadi Mohon Tunggu... #Jadikan pekerjaan itu seni dan hobi#Dulu membidangi Humas dan Media#Sekarang Membidangi Seni dan Hiburan#

#Menulis sesuai suara hati,kadang kritis,tapi humanis,berdasar fakta dan realita#Kebebasan berpendapat dijamin Konstitusi#Jangan membungkam#

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

3 Tips agar HR Tidak Terjebak Bluffing Saat Proses Interview

26 Februari 2021   22:56 Diperbarui: 28 Februari 2021   21:05 1548 38 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
3 Tips agar HR Tidak Terjebak Bluffing Saat Proses Interview
Ilustrasi interview (Sumber: www.forbes.com)

Ya, dari pengalaman penulis soal jabatan start up ini, memang tidak sedikit penulis menemukan surat lamaran kerja dari para pelamar kerja yang merupakan alumni karyawan start up ini.

Seabreg gelar mentereng beserta sertifikatnya, hingga pernyataan experience pada bidangnya masing-masing terdapat dalam satu paket surat lamaran kerja mereka.

Sehingga kalau tidak cermat dan selektif dalam meng-interview dan meneliti mereka, maka HR bisa-bisa kena "prank", ternyata jabatan mentereng di bidang start up tersebut hanya bluffing-an belaka.

Setelah diterima jadi karyawan, ternyata baru beberapa bulan bekerja, kinerjanya tidak bagus ataupun tidak sebanding dengan apa yang telah disisipkannya dalam paket surat lamaran kerja, akhirnya daripada rugi bayar orang, perusahaan harus mem-PHK karyawan tersebut.

Inilah juga yang jadi latar belakang alasan penulis, kenapa kiranya seorang Human Resource (HR) harus benar-benar selektif dan teliti bila ternyata ada para pelamar kerja yang mengikutsertakan jabatan start up dalam paket surat lamaran kerja mereka.

Tentunya hal ini dilakukan agar dapat mencegah kesalahan HR dalam merekomendasikan kandidat karyawan untuk diajukan dalam rapat manajemen.

Lantas, apakah yang harus dilakukan agar HR tidak kena bluffing jabatan start up tersebut?

1. HR wajib mengecek kelengkapan surat lamaran kerja
Cek kelengkapan empat dokumen utama yang wajib disertakan seperti dalam surat lamaran kerja yaitu, cover latter, curriculum vitae, resume, dan fotokopi ijazah terakhir.

Kalau dari keempat dokumen utama tersebut salah satunya ada yang kurang seperti, tidak menyertakan cover latter misalnya, maka tidak perlu dilanjutkan ke proses berikutnya.

Boleh juga baca Jangan Sepelekan cover latter dalam melamar kerja

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x