Sigit Eka Pribadi.SE
Sigit Eka Pribadi.SE ASN TNI

KAUR MEDIA CETAK PENDAM VI/MLW, HEAD ADMIN WEBSITE KODAM VI/MLW AND PRONAM RADIO DIRECTOR.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Menangislah

16 Maret 2019   02:05 Diperbarui: 16 Maret 2019   02:09 49 6 1
Puisi | Menangislah
Pixabay.com

Menangislah, tatkala kau kecewa, patah hati, putus cintamu, diduakan cintamu, ditinggal kekasihmu.

Menangislah, tatkala kau didera musibah, ditimpa bencana.

Menangislah, tatkala kau ditinggal selamanya oleh temanmu, kekasihmu, oleh ayah dan ibumu, oleh saudaramu, oleh sanak familimu ataupun keluargamu.

Menangislah tatkala, kau sadari dosa-dosamu, segala kesombonganmu dan seluruh tindak tandukmu, sehingga kau rasa sedikit amal ibadahmu.

Menangislah, tatkala kau didera segala  kesedihan itu, karena dengan tangismu, kau tumpahkan air mata, kau legakan hati dan jiwamu.

Menangislah, hanya kepada Tuhan, karena hanya Tuhan, yang kuasa mendengar tangismu, walau tak bersuara, walau dalam hati sekalipun, karena Tuhan Maha Mendengar

Menangislah, hanya kepada Tuhan, katakanlah segalanya tentang apa saja, karena Tuhan selalu ada untukmu, akan selalu mendengar semua tangis umat semesta, termasuk siapapun adanya dirimu.