Sigit Eka Pribadi.SE
Sigit Eka Pribadi.SE ASN TNI

KAUR MEDIA CETAK PENDAM VI/MLW, HEAD ADMIN WEBSITE KODAM VI/MLW AND PRONAM RADIO DIRECTOR.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Olahraga yang Sehat agar Menjadi Sehat

11 Februari 2019   22:12 Diperbarui: 11 Februari 2019   22:25 30 2 0
Olahraga yang Sehat agar Menjadi Sehat
dokpri

Tulisan ini berdasarkan reportase langsung saya ke Kolonel Ckm Dokter Azhari yang merupakan Dokter Rumkit Tentara Tk II dr. R. hardjanto Balikpapan.

Hidup sehat itu harus diperjuangkan, apalagi satu satunya cara untuk menjadi sehat yang tak tergantikan adalah dengan olah raga, karena itu kita harus melaksanakan dan menikmatinya sebagai kebutuhan hidup seperti makan dan minum. jadi beberapa hal yang dapat menjadi pedoman di dalam olahraga yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.


1. Catat dijurnal, untuk mempermudah dalam mengatur dan menganalisa kegiatan kita sehingga kita dapat mengevaluasi kemampuan kita dan perencanaan kita.

2. Perhatikan intensitas, jika olahraga kita masih tergolong ringan sebaiknya berolahraga lebih sering dan lebih lama misalkan dengan durasi 45 sampai 60 menit, dilakukan dalam lima hari atau lebih dalam seminggu, dan secara bertahap dapat ditingkatkan dengan olahraga sedang atau berat dengan durasi 25 sampai 45 menit, 3 sampai 4 hari dalam seminggu.

3. Panduan olahraga, sesuai panduan olahraga yang benar bahwa olahraga yang sehat bagi pria dan wanita adalah beraktivitas olah raga sedang seperti jogging setiap hari selama 30 menit.

4. Test bicara dan menyanyi, maksudnya untuk mengukur beban pernapasan kita saat olahraga, jika kita masih bisa bicara berarti olahraga kita sudah dapat bermanfaat namun jika kita masih bisa bernyanyi saat olahraga maka olahraga kita belum optimal.

5. Ukuran denyut jantung, selama berolahraga denyut jantung kita biasanya meningkat sampai 60 hingga 70 persen  maka kita termasuk cukup dan sehat.

6. Ukuran pembakaran lemak, biasanya akan terjadi saat kita dengan durasi lebih dari 20 menit dan denyut nadi mencapai 70 hingga 80 persen dari denyut maksimal, karena semakin tinggi denyut jantung saat olah raga maka proses pembakaran yang terjadi semakin tinggi, sehingga disarankan untuk melakukan olahraga kategori cardio seperti, lari, berenang, jogging, bersepeda, senam erobik dan lain lain.

7. Berkeringat bukanlah indikasi utama, keringat merupakan cara tubuh untuk mengekuarkan panas tubuh dan berbeda beda setiap individu, jika tidak berkeringat bukanlah berarti tidak cukup berolahraga begitu juga sebaliknya, berkeringat banyak berarti olahraga sudah cukup, karena berkeringat tidaklah sama dengan proses pembakaran lemak dalam tubuh, sel keringat adalah sel yang berbeda dengan sel lemak dalam tubuh, berkeringat sangat dipengaruhi oleh suhu tubuh, suhu lingkungan, genetik, dan pakaian yang digunakan.

Demikianlah yang dapat dijadikan pedoman didalam berolahraga yang sehat dan semoga tulisan dapat bermanfaat sehingga kita sehat, Salam sehat selalu.