Mohon tunggu...
S. Eleftheria
S. Eleftheria Mohon Tunggu... Lainnya - Menulis adalah membebaskan pikiran

Shyants Eleftheria adalah seorang yang ingin dikenal lewat tulisannya saja. Penyuka hitam dan putih ini hanya ingin menulis tanpa terbebani keharusan menulis dan menyukai tema apa pun yang dianggapnya menarik untuk ditulis.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Savior Complex, Tindakan Salah Membantu

3 Desember 2021   14:48 Diperbarui: 3 Desember 2021   15:03 120 7 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ilustrasi savior complex cenderung ingin membantu | by pixabay

Tindakan membantu orang lain yang kesulitan adalah hal yang wajar kita lakukan sebagai bagian dari interaksi sosial. Tindakan ini bisa jadi hal yang menyenangkan bagi kita karena terbiasa ingin selalu membantu orang lain. 

Hanya saja, tanpa sadar terkadang kita melakukannya secara berlebihan, bahkan cenderung memaksa, sehingga orang lain justru merasa tidak nyaman menerima bantuan kita. 

Hati-hati, jika mengalami hal yang seperti dikutuk dengan kebutuhan yang tidak henti-hentinya untuk menyelamatkan atau memperbaiki orang-orang di sekitar kita, itu artinya perilaku kita sudah tidak baik lagi dan kemungkinan kita bermasalah secara psikologis yang disebut dengan istilah savior complex atau penyelamat yang berlebihan.

Savior complex sering disebut juga sindrom ksatria putih merupakan konstruksi kepribadian yang pada pandangan pertama tampak murni termotivasi untuk membantu. 

Sebenarnya sindrom ini menjadi tidak sehat karena sering kali membuat orang-orang yang bermasalah tidak fokus untuk mengatasi masalah mereka sendiri. 

Selain itu, orang dengan savior complex ini cenderung merasa lebih baik dan menganggap orang yang membutuhkan bantuan adalah orang yang lemah sehingga dia berpikir tanpa bantuan darinya maka masalah tidak bisa terselesaikan.

 

Nah, untuk dapat membangun pola relasional yang lebih sehat dengan fokus pada kebutuhan positif, sikap savior complex yang menyebalkan ini bisa kita hindari.

1. Jadilah pendengar yang aktif dan perhatikan kemungkinan bahwa kebutuhan orang lain terhadap masalahnya tidak selalu pada solusi. Masalah besar bagi para penolong biasanya menganggap orang lain tidak berdaya dan tidak mampu menyelesaikan masalah mereka sendiri. 

Kenyataannya, bisa jadi mereka hanya ingin bercerita dan solusi kita tidak diperlukan, seperti bahu yang berfungsi hanya tempat bersandar. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan