Mohon tunggu...
SHOVY MUTIARA
SHOVY MUTIARA Mohon Tunggu... Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur || STIAMAK BARUNAWATI SURABAYA

فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (Q.S Ar-Rahman:13)

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi

Bikin Passpor Tak Perlu Datang ke Kantor Imigrasi

14 Oktober 2020   13:30 Diperbarui: 14 Oktober 2020   13:37 34 2 0 Mohon Tunggu...

Pelayanan Keimigrasian kini semakin meningkatkan kemudahan pemohon dalam membuat passpor. Di situasi Pandemi seperti ini banyak orang takut tertular Covid-19 jika ingin mengurus passpor di kantor imigrasi. Sehingga Direktur Jenderal Imigrasi, Jhoni Ginting, melakukan terobosan baru yakni layanan "easy passport" . Layanan ini merupakan pengembangan layanan paspor simpatik yang melayani pembuatan paspor baru dan penggantian paspor dengan cara jemput bola / melakukan penawaran di sebuah perusahaan, perkantoran, perumahan dan institusi pendidikan secara kolektif dan tanpa harus mengambil antrian online. Tujuannya ialah mengurangi tingkat resiko tertularnya Covid-19 di Indonesia karena pemohon hanya bertemu dengan sekelompoknya itu sendiri.

"Jadi pemohon tidak perlu meluangkan waktu datang ke Kantor Imigrasi dan tidak khawatir akan tertular virus Covid-19" kata Kasubsi Informasi dan Komunikasi Kanim Tanjung Perak, Ronald Mubarak. Menurut Ronald, Program reach out ini dapat langsung dilaksanakan dengan menghubungi Kantor Imigrasi terdekat untuk melakukan perjanjian.

Selama Pandemi, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak telah melaksanakan layanan easy passport di 3 tempat yakni di Universitas Muhammadiyah Gresik, Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Putri Sulaimaniyah Al-Hamimi Gresik dan Yayasan Pendidikan Islam Darussalam Gresik. Petugas datang ke lokasi sesuai jadwal yang telah dikoordinasikan bersama pemohon dan kemudian melakukan pengambilan data biometrik dan wawancara dengan mengendarai mobil paspor keliling. "Program ini tentu akan terus dijalankan guna mempermudah masyarakat dalam layanan paspor di era new normal

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x