Mohon tunggu...
Shofura Afanin Nuha
Shofura Afanin Nuha Mohon Tunggu... Geographer, Colage Students

halo, saya Shofura salam jurnalis!, saya seorang mahasiswa Universitas Negeri Malang jurusan Geografi, terimakasih sudah membaca.....tambahlah wawasan dengan membaca dimanappun dan kapanpun

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Pengabdian Masyarakat dalam Bentuk Edukasi "Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan"

21 Desember 2020   01:48 Diperbarui: 21 Desember 2020   02:06 228 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pengabdian Masyarakat dalam Bentuk Edukasi "Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan"
dok. pribadi

Pada saat ini, yaitu era globalisasi yang mendunia sekaligus kemajuan teknologi semakin canggih dimana semua kehidupan dialihkan menjadi manusia yang harus mengikuti perkembangan zaman. Perkembangan teknologi memang sangat penting untuk kehidupan manusia jaman sekarang. Karena teknologi adalah salah satu penunjang Perkembangan manusia. Di banyak belahan masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi, pangan, komputer, dan masih banyak lagi. Akibat dari hal tersebut beberapa bersifat positif seperti memudahkan kegatan sehari-hari layaknya ponsel yang bisa dibawa secara flexibel sampai kegiatan sehari-hari yang bersifat online. Dari semua itu juga membawa pengaruh negatif membuat hampir semua orang merasakan dampaknya seperti kesehatan sampai pendidikan. Pada hal pendidikan ini berakibat fatal bila dari anak-anak tidak dibatasi. Salah satu yang tidak berubah dari pendidikan adalah materi tentang pendidikan kewarganegaraan, dari awal sekolah dasar sampai perguruan tinggi pun masih di pelajari. Mengapa pendidikan kewarganegaraan sangat sepenting itu?. salah satunya adalah seluruh penduduk indonesia tidak hanya diharuskan mematuhi undang-undang dasar yang berbelit dengan hukum, tetapi yang paling penting adalah penerapannya yang didedikasikan untuk negeri, apakah para dewasa ini sudah membalas budi atas tanah air yang ditempati?

Saya sebagai mahasiswa mencoba untuk belajar mendedikasikan dengan mengajar atau memberi bimbingan terhadap pendidikan kewarganegaraan yang paling dasar kepada anak-anak sekolah dasar di salah satu TPQ di Kota Malang tepatnya di Masjid Al-Ghozali berada di Jl. Kecubung No.108, Tlogomas Malang, Jawa Timur. Disana saya menyiapkan beberapa materi tentunya yang sederhana karena kisaran rata-rata anak yang dibimbing adalah SD kelas 3-6, sewaktu memasuki pembelajaran hal yang dilakukan adalah memperkenalkan diri setelah itu mengajak anak-anak untuk pemanasan dengan materi pancasila yang harus dihafal mulai dari sila pertama sampai kelima, seluruh anak-anak meneriakannya dengan lantang membuktikan betapa cintanya kepada Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan perilaku yang sesuai dengan nilai pancasila kegiatannya yaitu menebak gambar mana yang benar dan tidak boleh dilakukan, semuanya menjawab dengan benar membuktikan bahwa pembelajaran disekolah memang sudah diingat kepada anak-anak seperti tolong menolong, bermusyawarah, menjaga persatuan, dan menghormati sesama umat beragama lain. Tidak hanya sampai disini anak-anak diberikan cerita yang bisa membawa perubahan dan motivasi untuk selalu menerapkan pancasila.

Pembelajaran dengan materi Penerapan Sikap sesuai Nilai Pancasila
Pembelajaran dengan materi Penerapan Sikap sesuai Nilai Pancasila

Dari pengabdian masyarakat tersebut dapat diketahui anak-anak sekolah dasar sudah diberikan bekal dari sekolah mereka untuk menaati dan juga menerapkan pendidikan kewarganegaraan baik dilingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Sebagai kaum yang sudah mengerti betapa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam NKRI juga sebagai salah satu pembelajaran di Pendidikan Kewarganegaraan kita seharusnya mendukung negeri sendiri dengan menerapkannya dengan baik dan benar, bukan memikirkan pemikiran individu dan akhirnya berakibat perpecahan. Juga beberapa pengaruh dari globalisasi terhadap ideologi akan berpengaruh terhadap politik negeri yaitu semakin menguatnya pengaruh ideologi liberal dalam perpolitikan negara-negara berkembang, yang ditandai oleh menguatnya ide kebebasan dan demokrasi. Pengaruh globalisasi terhadap bidang politik, antara lain maraknya internasionalisasi dan penyebaran pemikiran serta nilai-nilai demokratis, termasuk di dalamnya masalah hak asasi manusia (HAM). Di sisi lain ialah masuknya pengaruh ideologi lain, seperti ideologi Islam yang berasal dari Timur Tengah. Implikasinya adalah negara semakin terbuka dalam pertemuan berbagai ideologi dan kepentingan politik dunia. Maka dari itu berbagai perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi harus benar-benar disaring oleh pendidik yaitu pendidikan kewarganegaraan lalu juga dibantu oleh pendidika lainnya.

VIDEO PILIHAN