Mohon tunggu...
Shofia Prabawati
Shofia Prabawati Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Menulis

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Anak Usia Dini Perlu Penyesuain, Apa Gunanya?

30 November 2022   03:51 Diperbarui: 30 November 2022   03:53 152
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Mengapa anak usia dini perlu penyesuian diri dengan orang dan lingkungan disekitarnya?

Masa usia dini (0-5 tahun) adalah masa golden age. Dimana ini adalah masa keemasan anak yang terbilang penting terhadap masa awal pertumbuhan dan perkembangan anak. Maka dari itu pendidikan anak usia dini sangat dibutuhkan agar stimulasi yang diberikan tetap optimal.

Menurut para ahli penyesuaian diri adalah kemampuan individu dalam menghadapi tuntutan-tuntutan yang berasal dari dalam diri maupun dari luar diri individu sehingga tercapai kesesuaian antara diri individu dengan lingkungan fisik dan psikis demi memenuhi kebutuhan diri dengan baik

Adanya pendidikan dalam penyesuian anak dengan lingkungan sekitarnya,  Maka anak akan belajar bagaimana hidup dengan lingkungan sekitarnya, belajar dalam pemecahan masalah yang dia hadapi dan belajar menemukan solusi dari permasalahan yang ia hadapi..

Lalu mengapa perlu penyesuaian yang mengharuskan anak usia dini berinteraksi dengan orang lain?

Hal tersebut akan mengajarkan anak sedari kecil untuk bersosialisasi yaitu dengan menyesuaikan diri dengan orang lain sehingga kemampuan sosialiasanya bertambah, lebih mudah dan lebih berani untuk berkomunikasi berani didepan publik.

Selain itu juga pentingnya penyesuaian diri anak terhadap lingkungan dan orang sekitarnya ialah:

  1. Anak dapat belajar mengekspresikan emosi dan pemikiran melalui tutur bahasa yang baik.
  2. Mengajarkan anak agar tidak menjadi pribadi yang gagap terhadap perubahan yang baru.
  3. Belajar beradaptasi dengan baik. Hal ini menjadi langkah awal dalam mengajarkan sikap penyesesuian diri.
  4. Menanamkan perilaku santun dan menghormati orang lain. Etika contohnya adalah tidak semena-mena dengan barang milik orang lain dan lain-lain. Pembiasaan kata tolong maaf dan terimakasih dalam kehidupannya sehari-harinya.

Belajar bersosialisasi diri, yaitu usaha untuk mengembangkan rasa percaya diri dan rasa kepuasan bahwa dirinya diterima di kelompoknya merupakan salah satu aspek dari perkembangan sosio-emosional pada anak usia dini.

Adapun cara pengembangan penyesuaian anak usia dini adalah ada pada masa awal pendidikan anak usia dini. Ada beberapa aspek perkembangan sosio-emosional yang perlu dikembangkan pada anak usia dini, yaitu belajar bersosialisasi diri, yaitu usaha untuk mengembangkan rasa percaya diri dan rasa kepuasan bahwa dirinya diterima di kelompoknya.

Penyesuaian tersebut dapat menggunakan metode bermain peran dan metode simulasi (tingkah laku tiruan). Yang sangat perlu dilakukan untuk melatih anak bersosisalisasi dengan teman dan lingkungan sekolahnya yang merupakan dunia baru anak. Dari situ emosinal anak terlihat dan kemampuan emosional anak juga bisa di kembangkan dan diarahkan.

Proses penyesuaian diri sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang menentukan kepribadian itu sendiri, baik internal maupun eksternal. Enung Fatimah mengelompokkan faktor-faktor itu sebagai berikut (Fatimah, 2006):

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun