Mohon tunggu...
Shali Wulandari
Shali Wulandari Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia

KKN Tematik UPI 2021

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Pemanfaatan Aplikasi Zoom Meeting pada Proses Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19

29 Juli 2021   06:53 Diperbarui: 29 Juli 2021   07:18 59 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pemanfaatan Aplikasi Zoom Meeting pada Proses Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Sampai saat ini Virus Corona menjadi perbincangan hangat hampir diseluruh belahan dunia. Terlebih lagi sejak tanggal 12 maret 2020, Badan Kesehatan Dunia WHO secara resmi menyatakan bahwa status virus corona atau covid-19 menjadi pandemik global. Itulah yang membuat beberapa negara di dunia memberlakukan kebijakan lockdown sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona. Di Indonesia sendiri juga memberlakukan kebijakan berupa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. Hal ini membuat seluruh aktivitas kegiatan dari berbagai sector menjadi terhambat bahkan tidak sedikit yang mengalami perubahan yang sangat berbeda dari sebelumnya karena semuanya harus dilakukan di rumah. Salah satu sektor yang juga ikut terdampak dari adanya pandemik ini yakni sektor pendidikan. 

Sebagaimana yang terhitung sejak tanggal 16 Maret 2020 hampir diseluruh daerah mengubah sistem pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Terlebih dengan diterbitkannya Surat Edaran No 4 Tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang menganjurkan seluruh kegiatan di institusi pendidikan untuk menjaga jarak dan penyampaian materi pembelajaran dilakukan di rumah masing-masing. Secara tidak langsung dengan adanya kebijakan dari Mendikbud tersebut menjadi gambaran akan keberlangsungan pendidikan di masa depan dengan menggunakan Sistem Pembelajaran Daring. Dimana Sistem Pembelajaran ini merupakan system pembelajaran tanpa melakukan tatap muka secara langsung antara guru dan peserta didik, akan tetapi melalui online dengan menggunakan jaringan internet. Karena itu baik guru maupun peserta didik saling bekerjasama agar tujuan dari pembelajaran di masa Pandemi menjadi tercapai. 

Dalam hal ini peran seorang guru pada proses pembelajaran daring (online) sangat vital, sebab keberadaannya menjadi penentu sebuah keberhasilan dan tercapainya peserta didik dalam pendidikan. Maka secara garis besar seorang guru juga harus memiliki perencanaan pembelajaran yang di dalamnya terdapat komponen yang harus dipersiapkan terlebih lagi dalam pembelajaran daring ini. Diantara yang dipersiapkan seorang guru selain membuat RPP, serta media pembelajaran (audio, video, gambar, efek, dan simulasi), guru juga harus menyediakan learning management system ( google classroom, zoom meeting. Jitsi, dan lain-lain). Sehingga inti dari proses pembelajaran daring adalah adanya sinergitas antara pemerintah, satuan pendidikan, guru, peserta didik, dan tentunya orang tua serta lingkungan untuk dapat mendukung keberhasilan proses pembelajaran daring.

Pada pembelajaran daring ini peserta didik memiliki keluasan waktu belajar, dan dapat belajar dimanapun dan kapanpun. Tidak hanya itu, peserta didik juga dapat berinteraksi dengan guru menggunakan aplikasi pendukung proses pembelajaran, seperti Google Classroom, Video Converence, Zoom Meeting, Whatsapp Group, dan lain-lain. Pembelajaran daring ini tidak hanya sebagai menjawab tantangan akan ketersediaan sumber belajar di masa pandemic saja, melainkan menjadi sebuah pembeda dari berbagai sistem pembelajaran yang pernah ada dalam mendukung kesuksesan setiap pembelajaran.
Salah satu proses pembelajaran yang dapat menjadi pilihan bagi para guru yaitu dengan menggunakan aplikasi zoom meeting. Sebab penggunaan aplikasi zoom meeting merupakan proses pembelajaran teknologi berbasis video, yang mana penggunaannya saat ini dilakukan oleh perguruan tinggi, sekolah menegah atas dan menengah, bahkan sekolah dasar. Aplikasi ini juga menyediakan fasilitas interaksi secara tatap muka virtual antara guru dengan peserta didik dengan menggunakan perangkat Laptop atau handphone. Yang mana nantikan dengan penggunaan aplikasi ini suasana atmosfer dalam proses pembelajaran daring dapat berjalan aktif, baik saat berdiskusi, maupun saat penyampaian materi oleh guru. Maka dari situlah walupun hanya dengan pembelajaran daring, tetapi menjadi lebih efektif dan efsien.
Namun ketika dilapangan banyak terjadi kendala yang dialami dalam proses pembelajaran menggunakan aplikasi zoom meeting ini. Diantara kendala yang biasa di alami baik guru maupun peserta didik yakni kestabilan dari koneksi internet yang terganggu akibat cuaca buruk dan sebagainya. Tidak hanya itu di awal penggunaan aplikasi ini peserta didik juga masih merasa kesulitan dalam hal pembelian kuota internet, serta adaptasi dalam memahami materi pelajaran yang diberikan. Malah dengan pembelajaran online ini jutru menambah rasa malas dan peserta didik sangat kesulitan untuk berkonsentrasi. Sebab dengan adanya handphone peserta didik lebih banyak waktu untuk bermain game, dan membuka media-media sosial yang ada. Jika pada pembelajaran tatap muka saja peserta didik masih belum bisa memahami sepenuhnya, apalagi saat ini dengan pembelajaran daring.
Untuk itu sebagai guru perlulah kiranya untuk melakukan perencanaan pembelajaran secara baik dan matang. Terlebih lagi pada pembelajaran daring seperti sekarang ini yang terdapat kendala tersendiri daripada pembelajaran tatap muka. Khususnya pada penggunaan aplikasi zoom meeting ini, guru harus terlebih dahulu melakukan sosialisasi dengan peserta didik dan wali murid, serta melakukan pelatihan terkait penggunaan aplikasi zoom yang baik dan benar. Tidak hanya itu, penggunaan metode pembelajaran yang tepat (Ceramah, Tanya jawab, dan lainnya), dan media pembelajaran yang menarik (power point, video, modul, dan lainnya) menjadi pendukung proses pembelajaran dengan menggunakan aplikasi zoom meeting menjadi lebih maksimal, efektif, dan efisien.





Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN